Menu

Pria Kelahiran Aek Kanopan Diringkus Jual Ganja di Siantar

Para pelaku saat diamankan

MetroAsahan.com, SIANTAR – Petugas Satuan Satuan Reserse Narkoba Polres Siantar meringkus tiga pria yang diduga pengedar dan bandar narkoba jenis ganja dengan barang bukti 6 bal ganja seberat 6 Kg, Selasa (5/9).

Petugas Sat Narkoba awalnya meringkus SA alias Suprial ( 25), yang diduga sedang menunggu pembeli di halaman Kantor PD PAUS di Jalan Merdeka, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat.

Dari tangan pria kelahiran Aek Kanopan yang menetap di Jalan Proyek, Kelurahan Karangsari, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, diamankan 2 dua bal ganja kering.

Suprial yang diintrogasi petugas mengaku mendapatkan narkotika jenis Ganja dari NC alias Rudi (44) yang juga bermukim di Jalan Proyek, Kelurahan Karangsari, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun.

Mendapat pengakuan itu, petugas pun meminta Suprial untuk memesan ganja. “NC Kita pancing untuk mengantarkan ganja ke Jalan Diponegoro,” ungkap Kasat Narkoba Polres Siantar AKP Mulyadi, Rabu (6/9).

Selang beberapa menit kemudian, NC datang mengendarai mobil Daihatsu Xenia BK 1559-WF. Petugas pun segera meringkusnya dan menemukan dua bak ganja yang disimpan di tas sandang warna loreng.

Tak sampai disitu saja, NC dibawa ke rumahnya untuk mencari barang bukti lain. Setibanya di rumahnya petugas langsung menggeledahaan dan ditemuian satu bal ganja yang disimpan di bawah tempat tidur.

“Dari dalam rak juga ditemukan satu buah sarung handphone di dalamnya ada plastik berisi narkotika jenis ganja,” ungkapnya.

Tak ingin masuk penjara berdua, NC berkata jujur dan menyatakan mendapat narkoba jenis ganja tersebut dari ES alias Erwin (36) yang tinggal di Pondok N Kampung Sidomulyo, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun.

Namun ketika polisi hendak menangkapnya, ES melarikan diri dari rumahnya dan berhasil diringkus di di Jalan Makadame Raya, Kabupaten Simalungun.

“Dari ES kita menganmankan satu Unit Hp merk Blackberry dan 1 satu Unit sepeda motor Yamaha RX King tanpa plat,” ucapnya.

Selanjutnya petugas membawa ES ke rumahnya untuk mencari barang bukti lainnya. Dari atas kandang ayam di rumah Erwinsyah, petugas menemukan satu buah kotak kardus berisi satu bal narkotika jenis ganja di atas kandang ayam.

“Dari ketiga tersangka kita menyita barang bukti narkoba berupa tiga buah kotak kardus, enam bal narkotika jenis ganja seberat 6.000 gram, satu unit handphone merk Nokia, satu unit handphone merk Advan Hammer, satu unit HP merk Blackberry, satu unit mobil Daihatsu Xenia BK 1559-WF, satu unit Sepeda motor Yamaha RX King tanpa plat, satu buah tas sandang warna loreng, satu buah sarung handphone di dalamnya ada plastik berisi narkotika jenis ganja,”ungkapnya.

Ketiga tersangka penyalahguna narkotika jenis ganja akan dijerat dengan Pasal 114 subs 111 ayat 2 UU 35 Tahun 2009, dan ancaman kurungan penjara 20 tahun lamanya. (int)