Menu

JR Saragih Rujuk Bocah yang Mengidap Kelenjar Paratiroid

Tonggo Sibarani/Metro Asahan
Bupati Simalungun JR Saragih saat mengecek kondisi pasien yang akan dirujuk.

MetroAsahan.com, SIMALUNGUN – Pelayanan kepada masyarakat, Bupati Simalungun JR Saragih mulai menyasar ke bagian pelosok bukan lagi di kecamatan saja. Pelayanan kali ini menyasar Desa Bukit Rejo, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Dalam pelayanannya tersebut, terlihat antusias warga yang menanti kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Simalungun. Di sini Bupati Simalungun JR Saragih terlihat melakukan tindakan tegas kepada masyarakat guna dirujuk ke rumah sakit, salah satunya bocah bernama Tegar Timotius Jensen Siregar yang mengidap penyakit kelenjar paratiroid.
Kelenjar Paratiroid merupakan kelenjar endokrin di leher yang memproduksi hormon paratiroid. Pada manusia biasanya paratiroid mempunyai empat kelenjar paratiroid, yang terdapat di bagian belakang daripada kelenjar tiroid atau kelenjar yang dekat dengan kelenjar tiroid sehingga disebut dengan paratiroid.

Kelenjar paratiroid yang diidap bocah berusia 1 tahun 5 bulan ini berada pada bagian di dekat telinga kanannya.
“Segera ambil tindakan dan dirujuk hari ini, jangan diperlambat lagi, harus segera ditangani hari ini juga,” tegas Bupati Simalungun JR Saragih di Desa Bukit Rejo, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Selasa (29/8).

Bocah bernama Tegar Timotius Jensen Siregar ini telah mengidap penyakit kelenjar paratiroid sejak berusia satu tahun. Bagi ibu kandung Tegar, penyakit yang diderita anaknya ini awalnya kerap mengalami pusing.

“Selain pusing, nafsu makan anak saya ini jadi susah. Apalagi, Tegar kerap mengalami muntah usai makan,” bebernya.
Kehadiran Bupati Simalungun JR Saragih ini seperti ada kehadiran mukjizat yang diterima olehnya. Terlebih, kesembuhan anaknya sangat diutamakan.

“Biar pun anak saya harus dioperasi sekaligus kami terima yang penting anak saya ini bisa sembuh. Terima kasih buat Bapak JR Saragih yang senantiasa memperhatikan masyarakat bawah seperti saya ini,” urainya.

Menurut Kepala Bidang Kesehatan Simalungun dr. Deborah bahwa untuk sementara pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap kondisi anak tersebut. Terlebih, penyakit ini harus ditangani dengan hati-hati.

“Kita enggak bisa langsung mengambil tindakan sembarangan, yang pasti kita akan melakukan biopsi terlebih dahulu. Fungsinya bisa diketahui apakah kelenjar paratiroid yang diidapnya dalam kategori bahaya atau tidak,” tukasnya.