Menu

Abaikan Registrasi Ulang, Sim Card Bakal Diblokir

Sim Card

MetroAsahan.com – Registrasi  ulang kartu pra bayar (sim card) dengan mencantumkan nomor induk kependudukan (NIK) dan nomor kartu keluarga (KK) wajib dilaksanakan. Bagi pelanggan yang mengabaikan, terancam pemblokiran secara bertahap.

Leader XL Center Pematang Siantar Torang Ambarita, Rabu (1/11) mengatakan, registrasi mengacu pada Peraturan Menkoimfo No.12/2016 dan perubahannya. Pihaknya sudah menyampaikan kepada pelanggan untuk melakukan registrasi ulang, dengan mencantumkan kembali NIK ditambah nomor KK.

“Selain dapat mendaftarkan sendiri, kami siap untuk membantu. Silakan datang bawa KTP dan KK. Prosesnya tidak lama,”kata Torang Ambarita.

Hal senada disampaikan Supervisor Smartfren Cabang Pematangsiantar yang berkantor di Komplek Megaland, Farida Napitupulu. Menurut Farida, pemerintah memberikan waktu hingga February 2018.

“Pastikan nomor NIK Anda 16 digit dan begitu juga dengan nomor KK. NIK#Nomor KK# kemudian kirim ke 4444. Seluruh kartu pra bayar yang ada mengirim ke nomor yang sama yang secara otomatis tersambung dengan data Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil,”kata Farida.

Dijelaskan Farida, untuk pelanggan yang mendaftar sendiri, per satu operator dapat mendaftarkan tiga sim card. Jika lebih dari tiga, maka kartu ke 4 harus didaftarkan melalui galeri operator masing-masing. “Agar aman dan nyaman silakan mendaftar sendiri. Jika ada masalah silakan datang ke galeri, kami siap membantu,”katanya.