Menu

Dua Pelaku Penjambret Rara Ditembak Polisi, “Randal Tewas, Oppong Terpincang”

Ilustrasi

MetroAsahan.com – Dua pria terduga pelaku jambret yang mengakibatkan korban Rara Sitta Stefanie, salah satu karyawati BNI meninggal, akhirnya ditembak polisi. Randal Malau meninggal, sementara Nasib Hutasoit terpincang ketika mencoba melarikan diri.

Hasil penyelidikan dan pengembangan, akhirnya pelaku penjambretan di Jalan Diponegoro, tepatnya di depan Sapadia Hotel, berhasil ditangkap Subdit III Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut bekerjasama dengan Sat Reskrim Polres Pematangsiantar, Minggu (29/10) sekira pukul 05.00 WIB.

Randal Malau (23), warga Jalan Narumonda Bawah, Kota Siantar, berdasarkan hasil penyelidikan bahwa tersangka Randal Malau melarikan diri ke Kota Medan, sehingga dilakukan pengejaran. Pada saat dilakukan penangkapan terhadap Randal Malau di tempat persembunyiannya di Jalan Pantai Halim Desa Marendal, Kababupaten Deli Serdang, Randal melakukan perlawanan terhadap anggota Polri sehingga dilakukan tembakan peringatan sebanyak tiga kali.

Tetapi Randal tetap melakukan perlawanan dengan cara menghunuskan pisau ke arah personel polisi, sehingga dilumpuhkan dengan timah panas. Dalam perjalanan menuju rumah sakit, Randal meninggal. Sedangkan terhadap tersangka Nasib Hutasoit als Ompong (23), warga Jalan Pasar Pagi, Kecamatan Siantar Sitalasari dilakukan tindakan tegas dan terukur berupa penembakan pada kaki kanan dan kiri karena berusaha melarikan diri pada saat pengembangan terhadap tersangka Randal Malau.

Kedua pelaku ini melakukan aksi jambret dan dikejar korbannya hingga ke Jalan Melanthon Siregar, Kecamatan Siantar Selatan, Rabu (26/10) sekira pukul 19.30 WIB. Rara Sitta Stefanie meninggal setelah terlibat kecelakaan dengan sepedamotor lain saat berusaha melakukan pengejaran.

Nasib Hutasoit alias Ompong berhasil diamankan di Jalan Vihara Kota Pematangsiantar, Sabtu (28/10) lalu. Dari cerita Oppong, dilakukan pengembangan dan pengejaran rekannya Randal Malau.

Sementara itu, polisi juga mengamankan barangbukti berupa satu pisau, satu unit handphone Oppo milik korban Rara Sitta, satu unit sepedamotor Honda Vario 125 wrn putih biru yang digunakan tersangka melakukan kejahatan, dan satu buah tas warna coklat milik korban. Polisi membawa tersangka ke Rumah Sakit Bhayangkara TK II Medan.

Hal ini dibenarkan Kapolres Siantar, AKBP Doddy Hermawan Kasat Reskrim AKP Restuadi. “Dua pelaku jambret terhadap Rara Sitta sudah diamankan. Dua-duanya diberikan tindak tegas berupa tembakan terukur karena melawan dan mencoba melarikan diri. Satu meninggal,”katanya. (pra/ms)