Menu

Pendaftaran Mahasiswa Baru di UNA Membludak, Ada dari Bogor, Tapsel dan Jambi

MARIADI/METRO/ASAHAN
Rektor UNA Ibnu Hajar bersama Wakil Ketua Yayasan Universitas Asahan Mapilindo saat memantau kegiatan kemahasisswa di UNA.

MetroAsahan.com, KISARAN – Sejak dibukanya pendaftaran penerimaan mahasiswa baru dari bulan Maret hingga September tahun 2017 di Universitas Asahan, jumlah peminat calon mahasiswa yang mendaftar terus membludak. Mahasiswa yang mendaftar banyak didominasi dari luar daerah Kabupaten Asahan.

Penerimaan mahasiswa baru di Universitas Asahan yang dibuka dengan 3 gelombang. Sampai berita ini diturunkan, Senin (11/9) pendaftaran mahasiswa terus berdatangan untuk mengambil formulir pendaftran untuk menjadi mahasiswa baru dari berbagai jurusan yang telah disediakan.

Rektor Universitas Asahan Prof Dr Ibnu Hajar MSi saat ditemui di ruang kerjanya Biro Rektor UNA Kisaran, Senin, (11/9) mengatakan, sejak gelombang pertama hingga gelombang ketiga peminat calon mahasiswa yang mendaftar membludak.
“Oleh karena itu, kita ingin memberikan tambahan waktu agar calon mahasiswa khususnya yang berasal  dari  luar  daerah ini  untuk  segera  mendaftar di Universitas Asahan kita berikan tambahan waktu,” ujar Prof yang pernah menjadi Rektor di Unimed Medan ini.

Masih dari Ibnu,di tahun ini memang penerimaan mahasiswa baru Universitas Asahan dimulai di bulan Maret hingga 30 September yang terbagi ke dalam 3 gelombang. Hal ini untuk memberikan luang waktu kepada mahasiswa dari luar Kisaran maupun putra Asahan yang ingin menuntut ilmu di Universitas Asahan.

Dikatakannya lagi, jumlah yang mendaftar untuk menjadi mahasiswa di Universitas diperkirakan sampai ribuan mahasiswa baru.

“Saat ini kita sengaja memperpanjang penerimaan mahasiswa baru hingga 30 September, karena banyak peminat calon mahasiswa Universaitas Asahan yang datang dari luar Kabupaten Asahan maupun putra putri dari Asahan sendiri,” sebutnya.

Lebih lanjut menurutnya lagi, untuk pelaksanaan pendaftaran calon mahasiswa baru  cukup datang ke Universitas Asahan dengan membawa ijazah  SMA beserta fotokopi atau bisa membawa Surat Keterangan Lulus (SKL) bagi yang belum ada Ijazahnya. Kemudian  membayar uang  pendaftaran.

Bagi calon mahasiswa yang mendaftar akan mengikuti Test CBT (Computer Base Test), dengan mengikuti test CBT ini cukup dengan datang mengambil formulir, bayar pendaftaran, lalu bisa langsung mengikuti test CBT. Tidak lama untuk menunggu hasil testnya karena setelah test CBT dalam beberapa waktu  hasil kelulusan akan keluar.

“Jadi tidak memakan waktu dan sangat efisien kemudian manfaat dari test computer base test untuk mengetahui serta membantu mahasiswa dibidang bakat dan kemampuan mereka soal jurusan yang mereka tuju nantinya,” ungkapnya.

Sementara itu Wakil Ketua Yayasan Universitas Asahan Kisaran Drs H Mapilindo MPD mengatakan, kalau dari sisi jumlah memang sudah terhitung agak memuaskan, namun lebih memuaskan dimana sebaran asal mahasiswa yang mendaftar bukan saja berasal dari Asahan tetapi datang dari Rokan Hilir Jambi, Tapanulis Selatan, Penyabungan, Simalungun, Pekan Baru, Kotamadya Tanjungbalai, Batubara, Rantauprapat, bahkan ada yang dari Bogor,” ujarnya.
Dikatakannya lagi, ini pertanda Universitas Asahan sudah mulai dikenal masyarakat dari luar Kabupaten Asahan serta provinsi di luar Sumatera Utara.

“Maka kita memberikan apresiasi kepiawaian Rektor UNA Prof Dr Ibnu Hajar MSi yang menata tata kelola UNA. Dimana beliau seorang yang berpenglaman dibidang menata kelola perguruan tinggi,” bebernya.

“Kita berharap Prof Dr. Ibnu Hajar MSi dapat menularkan baik marketing tentang peregkrutan mahasiswa baru di Univeristas Asahan. Kami yakin kedepan jumlah mahasiswa Asahan akan lebih banyak lagi dari tahun ini dan diharapkan sebaran informasi dapat dilakukan lebih luas lagi. Sehingga Universitas Asahan akan menjadi idola mahasiswa Asahan dan juga luar Kabuapten Asahan yang hari ini sudah dibuktikan,” ungkapnya. (mar/syaf/ma)