Menu

Lembaga Sandi Negara Berikan Bimtek di Asahan

Ilustrasi

MetroAsahan.com, KISARAN – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan menggelar bimbingan teknis persandian 2017 di Aula Melati, Selasa (19/9) yang diikuti 25 orang yang berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tujuannya sebagai bentuk keterbukaan informasi yang diketahui masyarakat Kabupaten Asahan.

Bupati Asahan Drs H Taufan Gama Simatupang MAP dalam pidato tertulisnya yang dibacakan Asisten II, Drs H Jhon Hardi Nasution MSi mengatakan, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah memberikan perubahan dan kemudahan bagi manusia dalam berkomunikasi dan mendapatkan informasi.

Masih dari Jhon, di rumah dan di kantor telah tersedia berbagai alat elektronik, seperti televisi, telepon, komputer, laptop dan internet. Semua ini sangat membantu kerja manusia modern untuk menghasilkan sebuah informasi dan produk. Namun kemudahan yang diberikan teknologi ini jangan sampai disalahgunakan. “Kita harus pandai dan jeli memanfaatkannya untuk membangun potensi diri kita masing-masing,” terangnya.

Dikatakannya, perkembangan teknologi dan informasi juga memberikan peluang dalam upaya pencurian informasi yang bersifat rahasia oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, untuk menjamin keamanan informasi berklasifikasi milik pemerintah, diperlukan pengaturan pengendalian persandian,” bebernya.

Dipengendalian persandian bukanlah satu-satunya cara untuk menjamin keamanan dan pengamanan informasi dan rahasia negara, namun persandian akan meminimalisir kemungkinan bocornya berita dan informasi berklasifikasi rahasia yang dampaknya akan mengganggu jalannya penyelenggaraan kegiatan yang sedang atau akan dilakukan.

Menurutnya lagi, diharapkan kepada seluruh peserta diharapkan mengikuti bintek ini dengan sebaik-baiknya. Dengan harapan nanti dapat diaplikasikan pada OPD masing-masing. “Mudah- mudahan kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dibidang teknis persandian dan upaya mewujudkan visi Pemkab Asahan yang Religius, Sehat, Cerdas dan Mandiri,” ujar Jhon Hardi.

Sementara Ketua Panitia, Drs Nirwan dalam laporannya mengatakan, bimbingan teknis diikuti sebanyak 25 orang yang berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Nara sumber berasal dari  Lembaga Sandi Negara yakni Aswin Hadi Nasution SST MT dan Muhammad Rizky Sa’ban SST TP. (Mar/ma)