Menu

Warga Resah, Warnet Buka Hingga Dini Hari

Mariadi/METRO ASAHAN
Porman Simarmata Wakil Ketua Komisi B DPRD Asahan bersama Budianto Lubis SE, Bambang Rusmanto dan Juliamin.

MetroAsahan.com, KISARAN – Para orang tua di Kota Kisaran resah dengan maraknya warnet yang buka hingga dini hari. Akibat kebijakan para pemilik warnet ini, anak mereka sering pulang larut malam bahkan dini hari karena asyik bermain di warnet. Warga meminta agar Pemkab Asahan segera menertibkan warnet yang buka hingga dini hari.

Hal ini dikatakan H Sapariman yang juga Sekretaris Komisi D DPRD Kabupaten Asahan dari Fraksi PAN Kabupaten Asahan, Kamis (21/9). Menurutnya, di Kecamatan Air Joman, Muspika Kecamatan telah menindak lanjuti kesepakatan dengan cara turun ke lapangan untuk mengimbau kepada pengusaha warnet agar mematuhi aturan-aturan yang berlaku dengan cara menutup warnet jangan sampai jauh malam.

“Kita tidak meminta agar pengusaha warnet ditutup, tetapi hendaknya pengusaha warnet mematuhi aturan yang berlaku yaitu dengan cara aturan yang sudah ditetapkan Pemkab Asahan. Dimana agar pengusaha warnet membuat imbauan kepada siswa yang memakai baju seragam dan masih jam sekolah tidak diperkenankan bermain warnet,” terangnya.

Dikatakannya lagi, mengingat letak warnet yang ada di Kecamatan Air Joman berdekatan dengan sekolah, maka perlu penegasan oleh pihak Muspika Air Joman agar meletakkan aturan sesuai dengan kesepakatan yang disampaikan oleh para tokoh masyarakat.

Lebih lanjut dikatakannya, apabila para pengusaha warnet melanggar aturan ini, pihaknya mengimbau kiranya Muspika Air Joman harus mengambil kebijakan yang tegas dengan memberikan sanksi dengan mencabut izin usaha warnet tersebut.

“Itu semua demi kebaikan bersama. Di mana kita tahu bersama banyak anak-anak usia sekolah sampai jauh malam masih berada di warnet, inilah yang membuat kita bingung dan curiga kenapa sampai jauh-jauh malam mereka masih berada di warnet,” ungkapnya.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi B DPRD Asahan Porman Simarmata mengatakan, kita minta dengan tegas agar Pemkab Asahan menindak para pengusaha warnet yang melanggar aturan yang diberlakukan Pemkab Asahan dengan membuka usaha warnet sampai dini hari yang sudah melanggar aturan yang ditetapkan kita sangat kecewa berat, ini harus ada eksen dari Pemkab Asahan untuk melakukan tindakan tegas.

“Kita khwatir generasi muda kita akan hancur, kita heran ngapain mereka sampai larut malam main warnet bahkan sampai dini hari main warnet kalau tidak main geme on line dan judi bola serta hal -hal yang negatif, inilah yang harus dicegah,” terang politisi PKPI Asahan ini.

Lebih lanjut menurutnya lagi, dalam waktu dekat seluruh pengusaha warnet dan pihak-pihak terkait akan dipanggil untuk dilakukan Rapat Dengar Pendapat di Komisi B DPRD Asahan untuk mencari cara agar pengusaha warnet patuh terhadap aturan yang sudah ditetapkan. (mar/syaf/ma)