Menu

Peredaran Sabu Dikendalikan Dari Lapas

Ilustrasi

MetroAsahan.com – Tersangka pengedar narkoba Alamsyah Barus alias Barus (39) diringkus di rumahnya, di Dusun II,  Desa Hessa Air Genting, Kecamatan Air Batu, Sabtu (18/11) sekira pukuk 20.40 WIB. Kepada petugas pria pengangguran ini mengaku mengambil sabu dari seorang narapidana di LP Labuhan Ruku atas nama Tanul.

Saat dilakukan penggeledahan, dari salah satu sudut rumah pria yang juga tercatat sebagai warga Jalan Rel Kereta Api, Lingkungan III, Kelurahan Perjuangan, Kecamatan Teluk Nibung, Tanjungbalai ini tim berhasil menemukan 1 plastik klip ukuran sedang berisi butiran kristal diduga sabu seberat 15,11 gram.

“Selain sabu, turut kita amankan uang tunai senilai Rp1.100.000 dan dua unit hp,” terang Iptu Tambunan SH, Katim PAUS pada wartawan, Minggu (19/11) siang.

Lanjut perwira yang juga menjabat sebagai KBO Satnarkoba Polres Asahan ini, penangkapan pelaku berawal dari tertangkapnya Andi Syahputra (24), beberapa jam sebelumnya.

“Pertama kita ringkus pelaku atas nama Andi di areal SPBU Jalan Imbon. Pelaku kita pancing dengan undercover buy (penyamaran). Dari sakunya kita amankan juga sebuah timbangan elektrik. Saat kita interogasi pelaku ini ngaku sabu sama timbangan itu punya si Alam, dia hanya disuruh ngantar,” ungkap Tambunan, di ruangannya.

Pada wartawan, Alam mengaku barang bukti sabu yang diamankan didapatnya dari seorang rekannya, biasa dipanggil Tanul.

“Kuambil dari LP (labuhan Ruku), sama si Tanul. Aku cuma menjualkan aja. Kalau nggak aku, yang lain yang jemput ke dalam (LP Labuhan Ruku). Lagi nonton. Kupikir siapa yang datang, nggak tahu dia (Andi) sama polisi,” aku Alam singkat seraya enggan menyebut dalam kasus apa Alam menjalani hukuman penjara.

“Aku nggak ada kerja bang, baru pulang sekolah (penjara), bulan kemaren, bajing loncat. (upah) lepas pakai. Kami satu kampung. Tadi disuruh ngantar, nggak tahu polisi rupanya,” kilah Andi menunduk. (ind/syaf)