Menu

Frustasi Dengan Penyakit yang Dideritanya, Petani Ini Gantung Diri di Dalam Rumah

Siswanto/Metro Asahan
Jasad korban saat disemayamkan dirumah duka.

MetroAsahan.com, BATUBARA – Diduga prustasi akibat penyakit lambung prostat yang dideritanya membuat T Hutaean (65) yang sehari-harinya bekerja sebagai seorang petani nekad menghabisi nyawanya dengan cara gantung diri.

Korban yang tinggal sendiri karena sudah lama ditinggal mati istrinya ini ditemukan tewas gantung diri di dalam rumahnya, di Dusun Limau Kapas, Desa Sei Buah Keras, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, Rabu (9/8) sekira pukul 07.30 WIB oleh tetangganya.

Awalnya tetangga korban yang merasa curiga karena pintu rumah korban tidak dibuka-buka lalu mendatangi rumah korban. Kemudian saat nama korban dipanggil, tidak ada jawaban dari dalam rumah. Hal itu menambah kecurigaan tetangganya.

Lalu tetangga korban mengintip ke dalam rumah korban melalui lubang di dinding rumah korban yang terbuat dari papan. Alangkah terkejutnya tetangga korban tersebut ketika melihat korban tewas tergantung di ruang tamu. Temuan itu langsung disampaikan kepada warga lainnya. Tak lama kemudian warga berbondong-bondong datang ke rumah korban dan sebagian warga menghubungi polisi.

“Korban meninggal dunia dengan cara menggantung diri menggunakan seutas tali  yang diikatkan diatas langit-langit (alang-alang) di ruang tamu rumahnya,” kata Kapolsek Medang Deras melalui Kanit Reskrim Aipda K.Siagian.

Setelah mendapatkan kabar dari Kepala Desa Sei Buah Keras atas peristiwa tersebut, pihak Kapolsek Medang Deras dan personilnya langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Tidak ada ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban setelah divisum oleh pihak kesehatan setempat dan mengenai motif bunuh diri kematian tersebut diduga murni bunuh diri,” ungkap Kanit Reskrim Ipda K Siagian.

Sementara itu, kematian korban langsung menghebohkan warga setempat yang tinggal disekitar rumah korban. Suasana haru dan tangis mewarnai rumah korban.

Para warga setempat juga tidak menyangka dimana korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri itu.
“Tadi pagi tiba-tiba kami dapat kabar kalau T Hutaean itu gantung diri di rumahnya, dan warga di sinipun kemudian langsung berbondong-bondong melihat kejadian itu ke rumahnya,” kata warga. Wargapun mengaku tidak tahu pasti penyebab korban nekat mengakhiri hidupnya.

“Kami nggak tahu kenapa dia nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri,” kata warga sekitar.  Sementara itu, usai kejadian, petugas Kepolisian Polsek Medang Deras langsung melakukan Olah TKP dilokasi kejadian. (Wan/syaf/ma)