Menu

Pilkada Batubara, Khairil-Sofyan Maju dari Jalur Independen

Pasangan Khairil Anwar Batubara saat mendaftar ke KPU Batubara.

MetroAsahan.com, BATUBARA – Kehadiran mantan Ketua KPU Batubara Khairil Anwar SH dipastikan semakin memperseru persaingan di Pilkada Batubara 2018. Khairil yang berpasangan dengan Sofyan Alwi ini maju lewat jalur independen.

Keseriusan ini dibuktikan dengan menyerahkan 30.240 dukungan ke KPU setempat.

“Dukungan masyarakat yang kami kumpulkan melebih ketentuan KPU. Kalau ketentuan KPU hanya 24.898. Sedangkan kami menyerahkan 30.240 dukungan. Kami optimis bisa memenangkan Pilkada 2018 mendatang,” pungkas Khairil.

Khairil optimis jiwa ketokohan Sofyan Alwi sebagai pendampingnya juga menjadi perhitungan kandidat lain di Batubara.

”Sosok pak Sofyan Alwi selaku tokoh pendidikan dan sudah banyak berbuat bagi Batubara juga dikenal masyarakat luas. Dalam hal visi dan misi kami berdua sependapat untuk membangun dan memajukan Kabupaten Batubara, ” terang Khairil.

Selain itu ia juga menyebut jalur perseorangan yang dia pilih juga didasari hasil pencermatan, yang membuktikan bahwa kemenangan lewat jalur itu sudah menjadi semacam “tradisi” sekaligus tercatat dalam sejarah eksistensi kepemimpinan eksekutif definitif di daerah tersebut.

Khairil yang selama ini dikenal aktif dalam membela nasib konsumen itu menjelaskan, jika rakyat memberikan amanat memimpin ekskutif, sejumlah prioritas yang akan dilakukan menyangkut 3 program penting menyangkut penyediaan pangan, sandang, perumahan, kesehatan dan pendidikan bagi rakyat.

Harry Nugroho Juga Maju

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Batubara Harry Nugroho dan Muhammad Syafii dipastikan maju sebagai balon Bupati/Wakil Bupati Batubara Pilkada 2018 lewat partai Nasdem, PAN dan Hanura.

Hal ini ditegaskan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD Partai Nasdem Kabupaten Batubara, Syahrizal Manurung.

“Unsur pimpinan ketiga partai akan mendekralasikan pasangan ini Minggu 7 Januari 2018, sekaligus mengumumkan surat dukungan ketiga partai,” pungkas Syahrizal di Limapuluh.

Dikatakan Syahrizal, masing-masing pengurus partai bersama sejumlah kader serta pengurus dan surat dukungan yang diberikan kepada Harry Nugroho akan diperlihatkan kepada kader dan simpatisan masa pendukung.

Berkas Zahir dan Oky Dinyatakan Lengkap

Dengan menaiki becak bermotor, sehari jelang penutupan penerimaan pendaftaran bakal calon Bupati dan wakil Batubara 2018-2023, pasangan Ir H Zahir MAp dan Oky Iqbal Frima SE mendatangi KPU Batubara didampingi partai pengusung, Selasa (9/1).

Ketua KPU Batubara Muksin Djais SE dalam keterangannya mengatakan, berkas pendaftaran paslon Zahir dan Oky sudah lengkap.

Pasangan ini didukung PDIP, Gerindra, PPP, dan PBB ini menumpang becak bermotor, dan tiba di Kantor KPU Batubara sekira pukul 11.45 Wib.

Zahir adalah anggota DPRDSU dari Partai PDIP dan Oky Iqbal Frima anggota DPRD Batubara dari Partai Gerindra. Didampingi parpol pengusungnya, paslon yang digadang-gadang sebagai pemenang pilkada 2018 ini menyebutkan, ini adalah pencalonan mereka yang kedua.

“Tahun 2013 lalu merupakan kemenangan tertunda. Tahun 2018 ini kita maksimal kekuatan sistem pemenangan, dengan mempersiapkan dukungan rakyat yang militan,” kata Zahir.

Hadir menghantarkan paslon ini, Wakil Ketua PDIP Sumut Jumiran Abdi, Wakil Ketua DPRD Medan Irwan Ritonga, PD Alwaslyah Sumut, Isma Fadly Pulungan, dan ribuan pengusung lainya.

Polres Turunkan 258 Personel

Polres menurunkan 258 personel untuk mengamankan pelaksanaan Pilkada di Batubara.

Penurunan personel ini merupakan bagian dari operasi pengamanan rangkaian Pilkada Barubara 2018.

“Operasi ini akan berjalan sampai pelantikan bupati dan wakil  Bupati terpilih,” kata Kabag Obs Kompol TL Tobing SH MH selaku Karendal Ops Mantap Praja, Selasa (9/1).

Dikatakan Tobing, personel yang diturunkan terdiri dari semua satuan, baik Sabhara, Intelkam, Reskrim dan Res Narkoba. “Polres Batubara siap mengamankan tahapan demi tahapan yang saat ini bergulir di KPU,” sebutnya.

Hari kedua pendaftaran, paslon yang mendaftar yakni Ir Zahir MAp dan Oky Iqbal Prima yang diusung partai PDIP, Gerindra, PPP, PBB, dan PKB. (syaf)