Menu

Pembangunan Ruko Ini Diduga tanpa IMB

Empat  ruko megah yang hampir selesai dibangun di inti Kota Rantauprapat, diduga tidak memiliki IMB.
Empat ruko megah yang hampir selesai dibangun di inti Kota Rantauprapat, diduga tidak memiliki IMB.

MetroAsahan.com, RANTAU – Sebanyak empat bangunan dalam bentuk Ruko (rumah toko) berdiri megah di Jalan Siringo-ringo, Kecamatan Rantau Utara diduga tidak mengantongi IMB dari pemerintah setempat.

Ruko tersebut kini sudah hampir selesai, namun sangat disayangkan berdirinya Ruko tersebut diduga tidak didasari dengan IMB (Ijin Mendirikan Bangunan) dari Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. Hal ini sangat bertentangan dengan peraturan pemerintah. Dimana setiap bangunan harus memiliki IMB.

Apabila tidak memiliki ijin, maka akan diberi sangsi yaitu pembongkaran secara paksa.Salahseorang warga setempat yang ditemui mengatakan, hampir setiap hari dirinya lewat, namun ia tidak pernah melihat plang yang bertuliskan IMB di depan bangunan tersebut.

“Saya tidak pernah lihat plang IMB-nya. Setahu saya kalau ijinnya sudah ada, pasti plangnya terpampang di depan bangunan itu,” katanya, sambil meminta jangan dituliskan namanya, Kamis (18/5).

Terpisah, tokoh masyarakat Labuhanbatu Hairuddin Hasibuan menilai pihak pemerintah Kabupaten Labuhanbatu terkesan tidak terlalu serius menanggapi hal seperti ini, padahal di Pemerintahan sudah ada bagian – bagiannya. Apalagi bangunan di daerah inti Kota Rantauprapat, kenapa tidak terpantau.

“Kenapa bisa terjadi seperti itu, inikan ada indikasi lemahnya pengawasan Pemerintah setempat yang kurang memperhatikan bangunan – bangunan yang bertambah atau berubah di Kabupaten Labuhanbatu,” ujarnya.

Salahseorang Pegawai Dinas Perizinan Kabupaten Labuhanbatu mengatakan, Kadis lagi ke Medan, kalau pengurusan IMB terlebih dahulu harus diketahui Lurah dan Kecamatan setempat berkasnya.“Pak Kadis PMP2T Lagi ke Medan bang, biasanya kalau kepengurusan IMB harus diketahui Lurah dan Kecamatan terlebih dahulu,”  sebutnya.

Sementara itu, Camat Rantau Utara Andrea Nuzul Manik saat dikonfirmasi tentang rekomendasi pengurusan IMB ruko yang berdiri di wilayahnya tersebut mengatakan bahwa belum ada pemiliknya membuat rekomendasinya. “Belum ada bang,” katanya melalui pesan WhatsApp. (Bud/ma)