Menu

Aset Pemkab Labuhanbatu Ditelantarkan, Atap Gedung Bokar Digasak Maling

Salah seorang warga menunjukkan kondisi atap bekas bangunan Gudang Bokar.

MetroAsahan.com, RANTAU – Atap bekas bangunan Gudang tampungan getah (Bokar) yang berada di Kelurahan Perdamean, Kecamatan Rantau Selatan, yang merupakan asset milik Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Labuhanbatu gundul diduga di gondol pencuri.

Salah seorang warga sekitar gudang tersebut mengatakan bahwa atap bekas gudang itu, habis atau menghilang secara bertahap, awalnya bagian belakang sekitar 4 bulan yang lalu sebaris, beberapa waktu kemudian lenyap lagi bagian lainnya.

“Sekarang lihatlah bang, hanya tinggal atap kantor yang didepan, itupun tinggal setengah. Sedikit demi sedikit lenyap atap itu. Sebentar lagi habis lah itu,” ungkap F Sitorus, Rabu (9/8).

Amatan, kondisi gudang itu terlihat sama sekali tidak terpelihara dan dirawat oleh Pemerintah. Padahal menurut penuturan salah seorang staf pegawai Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Labuhanbatu saat di temui wartawan mengaku ada orang yang tinggal di bekas gudang tersebut.

“Iya bang, informasinya itu asset kami. Tetapi ada orang yang tinggal di gudang itu. Pak Kadis baru saja pergi ke lokasi gudang itu bersama pegawai Dinas PU Bina Marga,” tuturnya.

Sementara itu, Plt Kadis Koperasi dan UKM Kabupaten Labuhanbatu Jarinsen saat dikonfirmasi melalui seluler mengatakan bahwa bangunan bekas gudang Bokar tersebut awalnya adalah milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, namun sejak Otonomi Daerah, asset tersebut diserahkan sepenuhnya kepada Pemkab Labuhanbatu, untuk asset Disperindagkop.