Menu

Ibu Temukan Putrinya Ngapung di Sumur

Warga yang menunjukkan sumur đimana mayat wanita muda tersebut ditemukan.

MetroAsahan.com, RANTAU – Sesosok mayat perempuan muda ditemukan ibu kandungnya di dalam sumur di belakang rumah kerabatnya di Jalan Adam Malik By Pass, Gang Pinang, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Rantau Utara, Kamis (17/8) sore.

Setelah diketahui mayat tersebut adalah Lili Hasnawati (18), warga Teluk Panji, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Diduga korban sudah tenggelam di dalam sumur selama dua hari yang lalu.

Orang tua korban, Sri Suarti (38) saat ditemui wartawan di depan kamar jenazah RSUD Rantauprapat, mengakui bahwa mayat tersebut adalah putri kandungnya. “Iya bang jenazah itu adalah putri saya, dia sudah hilang sejak dua hari lalu,” katanya.

Sri menceritakan, dirinya berasal dari Teluk Panji, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel). Lalu ia membuka usaha dengan bejualan makanan di Aeknabara, Kecamatan Bilah Hulu, Labuhanbatu. Beberapa minggu yang lalu ia  bersama anaknya, Lili ke rumah kakak angkatnya yang berada di Gang Pinang, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Rantau Utara, dengan tujuan mencari orang pintar untuk membawa anaknya berobat.

“Saya mau mengobatkan dia sama orang pintar, karena sejak setahun yang lalu, dia sering kesurupan gitu bang. Jadi saya numpang tinggal di rumah kakak angkat saya,” sebut wanita yang sudah pisah dengan suaminya sejak 4 tahun yang lalu itu.

Menurut penuturan warga sekitar Apit, gadis tersebut terlihat sekitar seminggu yang lalu di rumah pak Keling. Korban sempat hilang selama dua hari dan keluarga sudah mencari kemana mana. Namun salahsatu keluarganya mencium aroma yang tidak sedap dari dalam sumur di belakang rumah pak Keling.

“Awalnya tercium bau tak sedap. Setelah diperiksa, ternyata gadis tersebut sudah menjadi mayat dengan kondisi mengapung telungkup di dalam sumur batu mengenakan jaket biru,” ungkap Apit.

Belum diperoleh hasil visum et repertum dari pihak RSUD Rantauprapat. Sebab, masih proses pemeriksaan jasad korban.

Sementara itu, Kasat Reskrim AKP Teuku Fathir Mustafa saat dikonfirmasi wartawan membenarkan penemuan mayat itu dan  sedang menggali informasi lebih lanjut.

“Saksi-saksi masih kami periksa. Belum bisa kami sampaikan apa-apa,” katanya melalui pesan Whatsapp. (Bud/ma)