Menu

Karyawan PT DLI Tewas Terlindas Zonder

Jasad korban sebelum dievakuasi warga.

MetroAsahan.com, RANTAU – Seorang karyawan perkebunan PT Daya Labuhan Indah (PT DLI), Yanima Lase (20), warga Desa Kampung Bilah, Kecamatan Bilah Hilir, meninggal di tempat setelah dilindas zonder, Jumat (8/9) sekitar pkl 08.30 WIB, di Divisi II blok 116 Perkebunan PT DLI.

Informasi diperoleh, kejadian bermula ketika korban bersama temannya sesama karyawan PT DLI sedang melaksanakan perkerjaan menyemprot rumput di areal perkebunan tersebut.

Setelah selesai menyemprot satu gawangan, selanjutnya korban dan tim berpindah ke gawangan yang lain di areal Blok 116. Untuk transportasi, mereka menumpangi zonder gandeng yang dikemudikan Natal Ayu Simanjuntak (23).

Ketika itu, posisi korban berdiri di belakang, tepatnya antara zonder dengan bak gandengan, sambil memegang tanki air yang berisi campuran racun rumput.

Tanpa diduga, saat zonder sedang berjalan tiba-tiba kaki korban terpeleset. Sehingga korban terjatuh ke arah sebelah kanan. Naas, ban Zonder melindas tubuh korban, tepat di bagian kepala. Seketika itu korban meninggal dunia di lokasi kejadian dalam kondisi pecah di bagian kepala.

Kemudian, jasad korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Negri Lama. Kapolsek Bilah Hilir, AKP PS Simbolon ketika dikonfirmasi membenarkan insiden tewasnya salahseorang karyawan PT. DLI tersebut.

“Ya, saat ini jenazah korban dibawa ke rumah duka oleh keluarga,” katanya ketika dihubungi via selular. Sedangkan untuk status supir Zonder, kata Kapolsek Simbolon menjadi gawean pihak Satuan Reskrim Polres Labuhanbatu.

Sementara itu, pihak Dinas Tenaga Kerja Labuhanbatu mengaku belum mengetahui peristiwa itu. Kadis Naker Elpin Riswan menjelaskan, untuk penanganan dan pengawasan kecelakaan kerja menjadi tupoksi Dinas Tenaga Kerja Propinsi. “Sudah di Propinsi penanganan kecelakaan kerja,” jelasnya. (Bud/ma)