Menu

Pengemudi Sepedamotor Ditabrak Bus Karya Agung

ilustrasi

MetroAsahan.com, RANTAU –  Pengemudi sepedamotor Yamaha F1 yang dikendarai Beayamin Hutabarat (21) tabrakan dengan bus CV Karya Agung BK 7340 TL. Akibat insiden itu Beayamin tewas dan temannya luka-luka.

Informasi diperoleh, kecelakaan maut yang menewaskan Beayamin warga Jalan Bima Lohsari I, Kecamatan Kampung Rakyat terjadi di Jalinsum Desa Gunung Selamat, Kecamatan Bilah Hulu, Labuhanbatu, antara Km 316 – 317 Medan menuju Kota Pinang, Kamis (23/11) sekira pukul 21.00 WIB.

Semula Bus Karya Agung melaju dengan kecepatan tinggi, datang dari arah Kota Pinang, Labuhanbatu Selatan menuju Medan.

Saat itu, bus Karya Agung beriringan dengan satu unit mobil barang yang tidak diketahui identitasnya.

Di saat bersamaan dari arah berlawanan, datang pengemudi sepedamotor Yamaha F1 tanpa plat dikemudikan Beayamin Hutabarat yang berboncengan dengan teman sekampungnya Andre Silalahi (21).

Setibanya di tempat kejadian, pengemudi bus Karya Agung diduga mengambil jalur jalan ke kanan melewati hendak mendahului mobil barang yang berada di depannya.

Naas, bus Karya Agung langsung menabrak bagian depan sepedamotor Yamaha yang dikemudikan korban. Akibatnya Beayamin Hutabarat tewas dan Andre Silalahi menderita luka berat dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit.

Sementara, setelah kejadian itu, pengemudi bus yang belum diketahui identitasnya itu melarikan diri.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang melalui Kasat Lantas AKP Sawangin Manurung ketika dikonfirmasi, Jumat (24/11) membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengatakan penyebab Laka Lantas itu dikarenakan faktor human error.

“Pengemudi bus CV Karya Agung kurang hati-hati, dengan kecepatan tinggi dan mendahului kendaraan yang berada di depannya,” kata Kasat.
Akibatnya, menabrak bagian depan motor Yamaha F1 yang datang dari arah berlawanan. (Bud/syaf)