Menu

Usaha Pijat Refleksi di Perdagangan Dirazia

Para petugas gabungan sedang melakukan pemeriksaan terhadap para pemilik usaha Pijat Refleksi di Perdagangan.

MetroAsahan.com, SIMALUNGUN – Usaha pijat refleksi di wilayah hukum Polsek Perdagangan, Senin (30/10) sekira pukul 10.00 WIB dirazia personel Polsek Perdagangan bersama pihak Pemerintah Kecamatan Bandar dan Pemerintahan Keluarahan Perdagangan III. Tim dari polsek dan pemerintahan mendatangi 4 lokasi yang digunakan sebagai tempat pijat refleksi.

Dalam kegiatan operasi penertiban tersebut, hadir Kapolsek Perdagangan AKP Daniel Artasasta Tambunan SH SIK yang diwakili oleh Kanit Intelkam Polsek Perdagangan Ipda Anton F Purba, Kasi Trantib Kecamatan Bandar Abdul Malik Hasibuan, dan Lurah Perdagangan III Jusuf Sembiring.

Keempat lokasi pijat refleksi yang digeruduk petugas gabungan tersebut diantaranya, Sahabat Refleksi, Nirwana Refleksi, Chakra Refleksi, dan Angel Refleksi, yang semuanya berada di Kelurahan Perdagangan III, Kecamatan Bandar. Satu persatu lokasi tersebut diperiksa oleh petugas, dan hasilnya 1 dari 3 tempat usaha tersebut ternyata tidak memiliki izin resmi dari Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Kabupaten Simalungun.

Dihadapan para pemilik usaha yang sudah memiliki izin oprrasional dari BPPT Simalungun, para petugas menghimbau dan menekankan agar kegiatan usaha yang diijalankan harus sesuai dengan peruntukkannya dan tidak melanggar aturan asusila. Sedangkan kepada pemilik usaha yang belum memiliki izin untuk sementara harus menutup usahanya hingga izinnya sudah ada.

Terpisah saat dikonfirmasi Camat Bandar Samsul SH MSi membenarkan adanya kegiatan operasi penertiban tersebut. Hal tersebut dilakukan pihaknya bersama pihak Polsek Perdagangan karena adanya laporan-laporan dari masyarakat. Untuk itu dengan adanya operasi tersebut, pihaknya dapat mengetahui tentang legalitas kegiatan usaha pijat refleksi yang ada di Kecamatan Bandar.

“Semua kegiatan usaha harus memiliki izin yang telah ditentukan. Jika sudah memliki izin harus sesuai dengan peruntukkannya atas apa yang tertulis didalam izin tersebut. Kita akan pantau kegiatan usahanya jika menyalahi akan kita tertibkan dan ditinjau ulang perizinannya,” ujar Samsul. (adi/syaf)