Menu

Polisi Tidur Makan Korban: Purnawirawan TNI Tewas Ditabrak Truk

Aritonang/ MSG
Jenazah Jonan yang sudah terbujur kaku ditangisi ibunya.

MetroAsahan.com – Tanggul pengaman jalan yang akrab disebut polisi tidur di jalan Sangnaualuh Pematangsiantar, tepatnya di depan Asrama Polisi, memakan korban jiwa.

Jonas Sibarani, purnawirawan TNI, ditabrak truk pengangkut sawit karena mengurangi kecepatan saat akan melintasi polisi tidur, Jumat (24/11) siang. Akibatnya, warga Medan ini terseret hingga masuk ke kolong truk. Akibat luka yang diderita, korban meninggal dunia dalam perjalanan ke RS Vita Insani Pematangsiantar.

Truk pengangkut sawit dikemudikan Tumbur Naibaho warga Emplasmen Marihat Tanah Jawa. Diduga truk mengalami rem blong saat kendaraan hendak memperlambat kecepatan. Posisi korban yang mengendarai Yamaha Mio BK 5609 ACB dari arah Jalan Sutomo-Asahan berada di depan truk, sehingga kecelakaan tidak dapat dihindari.

Petugas Unit Laka Sat Lantas Polres Siantar yang mendapatkan informasi mengamankan barang bukti dua kendaraan yang terlibat. Begitu juga dengan Tumbur Naibaho, diamankan ke Polsek Siantar Utara.

Sementara korban dilarikan ke rumah sakit, namun saat di IGD, nyawa korban tidak tertolong lagi.

Tidak lama berselang, seorang wanita yang sudah tua yang belakangan ternyata ibu korban, terlihat menangisi jasad korban.

Ali (21) yang mengaku sebagai kernet truk di lokasi kejadian mengatakan, awalnya truk pengangkut sawit yang ditumpanginya melaju dari kebun Marihat Ulu.

Setibanya di Jalan Sangnaualuh, truk dan sepedamotor korban melaju searah.

“Namun sewaktu di jalan yang ada ‘polisi tidur’ supir tak dapat lagi mengerem. Saya juga kurang tahu pasti bagaimana senggolan mobil dan kreta ini. Tapi yang pasti mobil sudah tak bisa lagi direm,” kata Ali.

Warga Afdeling IV Nagasaribu, Simalungun, ini mengaku tak menyangka peristiwa kecelakaan itu bakal terjadi. “Karena tadi mobil kami juga pelan-pelan. Kreta itu juga pelan, namanya ada ‘polisi tidur’. Mana bisa kencang,” ungkapnya.

Sejurus kemudian polisi melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Kasus tabrakkan itu sedang ditangani untuk dilakukan penyelidikkan kemudian akan diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku” ujar Kanit Laka Aiptu James Situmorang di depan ruang IGD RS Vita Insani. (cr05/ros/hez/esa )