Menu

Tiga Balon Gubsu Jalani Tes Kesehatan

Tonggo
Tiga pasangan balon Gubsu Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah, JR Saragih- Ance Selian dan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus, foto bersama usai menjalani tes kesehatan, Kamis (11/1).

MetroAsahan.com – Mulai Kamis (11/1) hingga Jumat (12/1) ini, pasangan balon (bakal calon, red) Gubernur JR Saragih dan Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara Ance Selian menjalani tes kesehatan yang menjadi syarat utama untuk maju di Pilkada 2018.

Hingga berita ini diturunkan, kedua pasangan ini baik JR Saragih dan Ance Selian masih menjalani tes kesehatan bersama pasangan calon lainnya yakni Edy Rahmayadi serta Musa Rajekshah, dan Djarot Saiful Hidayat bersama Sihar Sitorus.

“Untuk hasil tes kesehatan para pasangan calon akan diberikan kepada KPUD Sumatera Utara tanggal 15 Januari 2018, kemudian pihak KPUD akan mengumumkan hasilnya di tanggal 16 Januari 2018,” ucap Ketua Tim Pemeriksa Kesehatan RSUP Adam Malik Dr. Ramlan Sitompul, Sp.THT-KL di RSUP Adam Malik, Medan, Kamis (11/1).

Menurutnya, hasil test kesehatan akan diumumkan oleh KPU karena menjadi syarat utama dalam melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

“Karena ini menyangkut Pilkada, maka kami sebagai pihak rumah sakit hanya menjalankan amanah yang menjadi persyaratan utama bagi para pasangan calon yang sudah ditetapkan oleh KPUD Sumatera Utara dalam melakukan pemeriksaan kesehatan,” ulasnya.

Diakuinya lagi, jika ada salah satu syarat yang dilakukan oleh para pasangan calon ada yang gagal maka pasangan calon tersebut dinyatakan gugur.

“Syarat test kesehatan yang harus dilakukan oleh para pasangan calon yakni kesehatan, psikologis dan BNN. Jika ada satu dari ketiga syarat utama yang sudah ditetapkan maka pasangan tersebut dinyatakan gugur,” bebernya.

Selama menjalani pemeriksaan, dirinya mengaku bahwa tidak ada satu pun pasangan calon yang merasa grogi. Bahkan, saat berada di dalam kesemuanya saling bercanda ria.

“Suasananya bagus sekali, kesemua pasangan calon saling ngobrol, saling bercanda. Pokoknya tidak ada yang grogi,” tutupnya.

JR Saragih & Ance Selian Tersenyum

Pasangan Calon Gubernur JR Saragih dan Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara Ance Selian melaksanakan tes kesehatan di RSUP Adam Malik, Medan, Sumatera Utara. Raut wajah keduanya pun tersenyum bahagia.

“Untuk tes kesehatan ini kita jalani saja, kita setiap tahun selalu rutin menjalani tes kesehatan,” ucap JR Saragih, Kamis (11/1).

Pria berdarah Simalungun dan Karo ini menambahkan bahwa dirinya sangat fokus terhadap kesehatan apalagi olahraga telah menjadi bagian dalam hidupnya.

“Saya kan hampir setiap hari olahraga, jadi percaya kalau tubuh saya itu sehat selalu,” lanjutnya lagi.

Selain itu, Ance Selian juga berpendapat bahwa dalam menghadapi tes kesehatan tidak memiliki rasa grogi sedikit pun. Baginya, olahraga sudah menjadi bagian dari hidupnya.

“Biasa aja, enggak grogi juga karena saya dan Pak JR suka olahraga. Olahraga itu penting dalam hidup kami berdua,” bebernya lagi.

Lantas, bagaimana keduanya dengan menghadapi tes psikologis yang dihadapkan hampir 200 soal tersebut?

“Semua ini menyangkut hal pribadi, tentunya jawaban merupakan pribadi seseorang jadi tidak mungkin sama semua,” tutup keduanya dengan nada kompak.

Sebelumnya, pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Ijeck) mendaftar dihari pertama, Senin (8/1) didukung Partai Gerindra, PAN, PKS, NasDem, Golkar dan Partai Hanura. Mantan Pangkostrad ini didukung 60 kursi partai pendukung di DPRD Sumatera Utara.

Sementara JR Saragih–Anece Selian kemudian mendaftar dihari kedua, Selasa (9/1) mendapat dukungan 20 kursi dari Partai Demokrat, PKB dan PKPI.

Sementara pasangan terakhir yang mendaftar di hari terakhir Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus, didukung PDI Perjuangan dan PPP dengan jumlah 20 kursi. Saat berita ini diturunkan, pasangan Djarot-Sihar ini masih dalam proses pendaftaran di KPU Sumatera Utara di Jalan Perintis Medan.

Bakal Calon Gubernur Sumatera Utara JR Saragih dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Ance Selian telah melengkapi berkas yang menjadi persyaratan utama guna maju di Pilkada Sumatera Utara 2018. Pihak KPUD Sumatera Utara menyatakan kedua pasangan calon tersebut dinyatakan lolos persyaratan.

“Setelah diperiksa, kami nyatakan berkas pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur yakni Bapak JR Saragih dan Bapak Ance Selian telah lolos dari verifikasi KPUD Sumatera Utara,” ucap Ketua KPUD Sumatera Utara Ketua KPU Sumut Mulya Banurea di Kantor KPUD Sumatera Utara, Rabu (10/1).

Setelah dinyatakan lolos persyaratan bakal Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, kemudian kedua pasangan ini diberikan tanda terima serta surat pengantar yang wajib dibawa ke rumah sakit yang sudah ditentukan oleh KPUD dan Banwaslu Sumatera Utara.

“Selain dokumen atau berkas dinyatakan lulus persyaratan, di sisi lain dari partai koalisi untuk periode 2018 untuk kedua pasangan di mana diusung tiga partai yaitu Partai Demokrat 14 kursi, PKB 3 kursi dan PKP Indonesia tiga kursi juga dinyatakan lulus syarat karena untuk Pilkada pasangan harus didukung 20 persen dari hasil pemilu 2014. Keduanya dinyatakan lulus persyaratan,” bebernya.

Diakuinya lagi, setelah ini maka berkas JR Saragih dan Ance Selian akan diteliti yang dilakukan tanggal 10-16 Januari 2018, hasilnya akan keluar  17 dan 18 Januari 2018. Kemudian, tanggal 13 Februari akan ditetapkan bakal Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara.

“Dengan lolosnya persyaratan maka ini merupakan syarat utama menuju pilkada, yakni pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan kesehatan dilakukan di  RS Adam Malik Medan. Keduanya harus tiba pukul 07.00 WIB,” paparnya.

Selanjutnya, penetapan pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara tidak dilakukan selepas dinyatakan lulus verifikasi melainkan akan diteliti selama tiga hari untuk semua hasilnya.

Terakhir, Mulya Banurea menambahkan mengingat calon Gubernur yakni JR Saragih merupakan bagian dari petahana maka harus mengajukan surat bersedia cuti yang bisa dilakukan satu hari sebelum kampanye dimulai

“Karena ini bagian pemenuhan syarat calon yang akan berkompetisi, persyaratan pencalonan diserahkan satu rangkap kepada Bawaslu sumut sehingga bisa melakukan pengawasan terhadap KPU atas pelaksanaan ini,” tukasnya.

PPP ‘Selamatkan’ Djarot-Sihar

Djarot Saiful Hidayat akhirnya mampu bernapas lega. Kekurangan empat kursi di Pilgub Sumut telah diisi oleh PPP. Dengan demikian, Djarot dan pasangannya Sihar Sitorus telah mendapatkan tiket maju Pilgub Sumut.

PPP awalnya menolak. Namun setelah dilakukan pertemuan antara Ketum PPP Romahurmuziy dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, menghasilkan kata sepakat keduanya untuk melakukan koalisi.

Apa deal politik antara PDIP dan PPP di Pilgub Sumut?

Ya, keputusan ini merupakan bagian dari kesepakatan dengan PDI-P di sejumlah daerah lainnya.

“Sumut menjadi dinamika terakhir di PPP karena di satu sisi PPP dengan PDI-P sepakat di Jateng, di mana PPP dapat posisi cawagub. Di Jabar sepakat artinya PDI-P tidak ikut dalam koalisi mengusung Ridwan Kamil. Untuk itu, PPP dapat posisi cawagub. Itu bagian kesepakatan,” kata Arsul, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/1).

Arsul yakin, dinamikan ini juga terjadi di partai politik lainnya sehingga tak perlu dipermasalahkan.

Kesepakatan seperti itu juga dilakukan antara PPP dengan partai lain, salah satunya Demokrat.

Sebab, kata Arsul, PPP paling sering berkoalisi dengan Demokrat di Pilkada 2018. Di Riau, Demokrat menggandeng kader PPP sebagai cawagubnya.

Kemudian, di Sulawesi Tenggara, PPP mengubah dukungan karena kadernya menjadi cawagub bersama Demokrat. Demikian pula di Kalimantan Timur dan Lampung.

“Kan tadi saya sampaikan bahwa pilkada serentak itu tidak bisa diperlakukan sendiri-sendiri. Ini bukan hanya di PPP, kami justru dari 17 Pilgub paling banyak berkoalisi dengan Demokrat,” lanjut dia. (osi)