Menu

Tepung Kelapa Asal Tanjungbalai di Ekspor ke Jerman dan Inggris

syafruddin yusuf
Petani kelapa sedang menjemur bungkil/kopra kelapa untuk dibuat jadi tepung kelapa sebelum di ekspor ke Eropa.

MetroAsahan.com, TANJUNGBALAI – Para petani di Tanjungbalai mengekspor tepung kelapa ke negara-negara di kawasan Eropa seperti Jerman dan Inggris.

“Tepung kelapa diekspor ke tiga negara di Eropa yakni Inggris, Jerman dan Belanda,” kata Hasanuddin seorang petani kelapa, Sabtu (9/9).

Hasanuddin mengatakan setiap bulan atau minggu, permintaan tepung kelapa asal Tanjungbalai ke negara-negara Eropa berlanjut secara kontinyu dan dalam jumlah yang cukup banyak.Di awal bulan Agustus, tepung kelapa yang diekspor ke tiga negara tersebut sebanyak 143 ton. Untuk ekspor tepung kelapa ke Jerman sebanyak 78 ton dengan sumbangan devisa sebesar 194.550 dolar AS. Belanda sebanyak 52 ton dengan nilai devisa 126.600 dolar AS dan ke Inggris 13 ton dengan nilai 28.860 dolar AS.

Negara tujuan ekspor tepung kelapa memang sangat beragam. Umumnya, negara-negara Eropa, seperti Jerman, Belanda, Belgia, Inggris, dan Rusia, serta sejumlah negara di Eropa Timur.

Diharapkan dalam beberapa tahun ke depan, tepung kelapa menjadi salah satu andalan ekspor Tanjungbalai dari puluhan produk turunan kelapa. Bahkan saat ini, nilai ekspor tepung kelapa menempati urutan keempat dari berbagai produk turunan kelapa, setelah minyak kelapa kasar (crude coconut oil) penyumbang terbesar nilai ekspor, disusul minyak goreng kelapa, dan bungkil kopra.

Tepung kelapa yang biasa diminta pasar dunia ini, terutama untuk kategori tepung kelapa halus dan tepung kelapa agak kasar (medium). (syaf/ma)