Menu

Ricki Hidayat Sirait Juara I Cabang Olahraga Tindi di Kelas 46 Kg

MARIADI/METRO ASAHAN
Ricki Hidayat Sirait atlit tinju Pertina Asahan kelas 46 Kg Pertina Asahan.

MetroAsahan.com, KISARAN – Warga Asahan bisa berbangga hati dengan pria kelahiran 11 Juni 2000 lalu. Ricki Hidayat Sirait (17) yang merupakan siswa Kelas II SMAN 4 Kisaran ini meraih gelar juara di kelas 46 Kg pada Kejuaraan Daerah di Medan di bidang olahraga tinju.

Anak ketiga dari enam bersaudara dari pasangan Agus Faisal Sirait dan Roslina Dewi Simorangkir ini mengaku, kecintaannya terhadap tinju awalnya karena ia tukang berantam dan senang bermain sepakbola. Karena nyalinya yang cukup besar berkelahi di jalanan baik dirinya maupun membela kawannya, inilah yang membuat Liston Tampubolon pelatih sasana Tinju Pertina Asahan merengrutnya menjadi petinju hasil rekomendasi DR Donal Panjaitan Ketua Pertina Asahan.

Lelaki paruh baya yang kini duduk di kelas II SMAN 4 Kisaran, mengenal ganasnya ring tinju sejak kelas II SMP Alwasliyah, sejak dikenal pelatihnya Liston Tampubolon adalah tahun 2012 adalah sosok anak yang suka olahraga tantangan di atas ring. Setelah mengenal ring tinju selama 2 tahun dan ditempah latihan tinju, Ricki Hidayat diturunkan pada Kejurda di Padang Lawas pada kelas 48 Kg Junior dan berhasil meraih juara III kalah itu 2016.

Namun prestasi terus melejit pada Opent Turnament Tinju di Tapsel tahun yang sama. Namun bulan yang berbeda dengan mempersembahkan juara II pada kelas 46 Kg Junior, saat itu dipartai babak final ia harus mengakui kerasnya pukulan tangan petinju Tapsel Oge, akhirnya Ricki hanya membawa pulang juara II.

Raihan juara demi juara terus diraihnya, namun menjadi juara yang terbaik belum kunjung dipersembahkan anak muda dari Gang Perak Jalan Diponegoro Kisaran Barat ini.

Pada kejuaraan daerah yang digelar di Kabupaten Batubara yang turun pada kelas 50 Kg ia hanya menorehkan juara III, inilah yang membuatnya tidak putus asa untuk meraih gelar juara.

Latihan fisik yang dijalaninya seminggu 6 kali sejauh 5 Km  setiap hari dijalaninya dengan sabar, ditambah porsi latihan teknik mulai dari memukul  panching pat, pukul sansak dan pukul angin serta bayang terus ia lakukan tanpa kenal lelah, hasilnya Ricki menjadi juara I  kejuaraan daerah di Medan 2017 yang turun pada kelas 46 Kg Yout dengan mengalahkan petinju kuda hitam asal Medan Tegar Sihite.

Akhirnya juara I digapainya juga lewat latihan yang begitru keras, maka pantas jika Disporapar Asahan memberikan penghargaan kepadanya sebagai olahragawan terbaik dari cabang tinju di Asahan karena prestasinya itu.

Saat ini Ricki Hidayat Sirait kembali berlatih menggembleng diri pada latihan lebih keras  untuk menghadapi persiapan yang lebih tinggi lagi pada Pekan Olahraga Wilayah mendatang yang akan diadakan di Kabupaten Asahan.

Mulai latihan fisik serta latihan teknik terus jalani demi membela nama besar Kabupaten Asahan pada kancah tinju nasional dan regional yang bercita-cita menjadi Akmil usai menamatkan sekolahnya ini.

Sejak kecil  anak muda yang menyenangi warna Biru ini bercita -cita menjadi Tentera Nasional Indonesia, karena menjadi tentera dapat membela tanah air kapan saja dan dimana saja siap diterjunkan. (Mar/syaf/ma)