Menu

Syahrini Terlibat Kasus First Travel?

Syahrini

MetroAsahan.com – Kasus penipuan investasi umrah dan haji, membuat penyanyi Syahrini mesti berurusan dengan pihak Kepolisian. Perempuan 35 tahun itu bakal dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan terhadap puluhan ribu calon peserta umrah PT First Travel di Bareskrim Polri, Jakarta Pusat.

Kaitan Syahrini dengan PT First Travel karena dia disebut-sebut pernah mempromosikan perusahaan penyedia jasa perjalanan ibadah umrah itu.

Syahrini memenuhi panggilan Kepolisian sekitar pukul 11.50 WIB. Pakaian yang digunakan tampak santai. Dia mengenakan kaos putih dan topi berwarna hitam putih merek Gucci. Begitu datang Syahrini langsung dikerubungi oleh awak media. Meski begitu, Syahrini tidak banyak berkomentar ?ketika mau menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri.

Dengan didampingi oleh adiknya, Syahrani, pelantun lagu Sesuatu itu berjalan masuk ke dalam gedung Bareskrim.
“Nanti kita ngomong ya, aku masuk dulu,” kata Syahrini sembari berjalan di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (27/9).

Dalam kasus dugaan penipuan terhadap puluhan ribu calon peserta umrah PT First Travel, polisi telah menetapkan tiga tersangka, yakni Andika Surachman, Anniesa Desvitasari, dan Siti Nuraida Hasibuan alias Kiki Hasibuan.

Penyanyi Syahrini tidak mau dikait-kaitkan dengan tersangka kasus dugaan penipuan terhadap calon peserta umrah PT First Travel, Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan.

Hal itu disampaikan Syahrini usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus tersebut di Bareskrim Polri, Jakarta.
“Saya tidak mengenal yang bersangkutan. Saya tidak kenal baik,” kata Syahrini. Pelantun lagu Sesuatu ini mengaku hanya bertemu sekali dengan Andika dan Anniesa di bandara. Karena itu, Syahrini tidak mau dikaitkan dengan keduanya.

“Saya hanya kenal satu kali di airport saat berangkat. Jangan mengait-ngaitkan saya dengan tersangka,” ujar Syahrini.
Pada saat proses pemeriksaan, Syahrini tidak bertemu dengan Andika dan Anniesa. “Tidak mau ketemu dan tidak perlu ketemu. Alhamdulillah tidak dipertemukan,” ucapnya.

Perempuan 35 tahun ini juga memastikan tidak sedang meng-endorse First Travel ketika dirinya berangkat umrah beberapa waktu lalu.

“Saya tidak mau kerja sama dengan travel yang memakan uang jemaah. Azab Allah saja sangat pedih di dunia apalagi di akhirat nanti,” ?tutur Syahrini. Meski begitu, Syahrini mengakui dapat potongan harga dari First Travel. Diskon itu hanya berlaku untuk dia, bukan seluruh keluarganya.

Syahrini mendapat potongan harga dengan cara mengunggah ke media sosial mengenai momen perjalanan umrahnya.
“Saya harus mem-posting satu kali setiap harinya. Ketika saya di Mekkah, Madinah, dan Istanbul,” ujarnya.

Sementara, adik Syahrini, Aisyahrani membantah pemberitaan soal 18 orang mengikuti umrah. Sebab, hanya 12 orang dari pihak keluarga yang ikut umrah. “Berita 18 orang umrah ?gratis dengan fasilitas VVIP itu salah. Yang berangkat hanya 12 orang,” ucap Rani. (gil/jpg)