Raskin Capai Rp2.200 per Kg

Bagikan:

MetroAsahan.com, RANTAU – Beras Miskin (Raskin) yang disalurkan melalui Bulog melebihi harga dari ketentuan yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp1.600 menjadi Rp2.200 hingga Rp2.400 per kilogram (kg) di pesisir pantai Dusun V Desa Sijawi-Jawi Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu.

Salah seorang warga di Desa Sijawi- Jawi berisial HJ (47) mengatakan, sejumlah penerima beras Raskin yang berasal dari Bulog mengeluh karena ketetapan harga per kg mencapai antara Rp2.200 sampai Rp2.400 per kg.

“Bukan kah ongkos transportasi Raskin itu sudah ditanggung pemerintah? Kenapa sampai harga melebihi ketentuan dari Rp1.600 per kg menjadi Rp2.409 per kg,” kata HJ, Rabu (3/5).

Dia menyatakan, jika pun ongkos Raskin dibutuhkan hingga sampai ke dusun, sebaiknya aparatur terkait tidak terlalu besar mengambil biaya transfortasi dan cukup Rp100 per kg.“Jumlahnya kan banyak. Seratus rupiah dikalikan dengan jumlah Alokasi Raskin, saya pikir sudah cukup untuk ongkos pengangkutan,” bebernya.

Sementara, Kepala Dusum V Desa Sijawi-Jawi, Maringan Situmorang ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya hanya mematok harga Raskin sebesar Rp2.200 per kg. Harga itupun akibat pengaruh hujan yang membuat jalan seperti kubangan kerbau di daerah mereka.

“Itu sudah termasuk biaya angkut di musim hujan ini. Karena jalan di daerah kami melintasi jalan sangat rusak,” ungkapnya.

Menurutnya, jika musim kemarau tiba, harga Raskin itu sedikit lebih murah yakni, sebesar Rp2.000 per kg. Itu disebabkan jalan becek dan rusak. Namun jika musim hujan Raskin itu terpaksa diangkut menggunakan Jetor yang digiring empat orang untuk satu Jetor yang membawa Raskin itu.“Kalau tidak begitu, Raskinnya tidak bisa diangkut ke daerah kami,” ujar Maringan.

Kondisi jalan yang cukup parah itu, ungkap Maringan cukup mempengaruhi harga Raskin di daerahnya, akibat buruknya insfrastruktur jalan yang ada. Sedangkan harga pengambilan di kantor Kecamatan, Raskin itu dibanderol sebesar Rp1.666  per kg. “Jadi kalau ada yang bilang Rp2.400 per kg, itu tidak benar,” tuturnya lagi.

Terpisah, Camat Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu, Muslih ketika diminta tanggapannya atas kenaikan harga Raskin itu menyatakan, sesuai petunjuk umum (Petum)  dari kementerian harga Raskin itu bisa disesuaikan melalui rapat untuk penambahan biaya transfortasi.“Petum- nya bisa disesuaikan, memang begitu ketentuan dapat disesuaikan melalui rapat,” tandasnya. (nik/ma)

Bagikan: