Menu

Ingat, Didik Anakmu Dengan Penuh Cinta

Anak-anak.

MetroAsahan.com – Anak adalah titipan Allah SWT. Dalam mendidik anak diperlukan cinta dan perhatian khusus agar mereka tumbuh menjadi sosok yang saleh dan saleha.

Psikolog dari Yayasan Ibu dan Buah Hati Wulansari, mengatakan mendidik anak haruslah dengan cinta yang benar.
“Cinta yang benar dan bukan cinta yang salah. Cinta dalam mendidik anak. Anak adalah amanah dan anak adalah ujian. Karena anak menguras harta kita, menguras energi, memguras emosi kita. Itu karakter anak. Anak harus melewati edukasinya,” kata Wulansari dalam acara parenting yang diselenggarakan Lembaga Bengkel Hati yang bekerja sama dengan DKM An-Nabawi Kompleks Banjar Wijaya, Kota Tangerang, Senin (1/5).

Psikolog yang sering mengisi acara di Trans TV dan RRI ini menuturkan anak adalah anugerah dari Allah. Anak juga bisa menjadi pusat hiburan orang tua.

“Anak adalah anugerah. Menyenangkan, bisa menjadi pusat hiburan. Anak adalah unik,” jelasnya.

Posisi orang tua, terang Bunda Wulansari, adalah sangat mulia. Orang tua harus ikhlas dalam mendidik anak dengan cinta. Dia menambahkan, cinta itu menerima dan saling menghargai. Cinta itu membimbing dan memberi pujian/hadiah. Cinta itu, memberi contoh baik/keteladanan, memberi batasan/aturan.

“Cinta itu memberikan konsekuensi. Cinta itu memaafkan dan cinta itu mendoakan,” tuturnya.

Penting juga, ungkapnya, aturan bagi anak. Aturan adalah kebutuhan anak bukan membelenggu anak. Karena itu, anak membutuhkan batasan. Anak harus menerima konsekuensinya karena aturannya.

Selain itu, orang tua harus memberikan pujian kepada anak-anaknya. Pemberian pujian tepat pada tempat dan waktunya akan membawa pengaruh besar dalam jiwa anak.

Ketua Bengkel Hati Syariful Alam mengatakan pendidikan adalah sesuatu yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Pendidikan dan proses belajar yang dilakukan setiap manusia sepanjang hayatnya. Jadi proses mendidik adalah sangat penting. (jpg)

Loading...