Menu

Kapolri Soroti 20 Persen Polres Pelayanan Buruk

Istimewa
Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

MetroAsahan.com – Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan 20 persen dari 170 polres belum memberikan pelayanan publik yang prima. Angka tersebut didapatkan Tito dari Ombudsman, yang telah meneliti tingkat pelayanan publik dengan sampel 170 polres se-Indonesia.

“Tadi cukup dominan yang terjadi perbaikan, hampir dari 170 polres yang diperiksa atau diteliti Ombudsman. Saya kira 80 persen, baik SIM, STNK, SKCK-nya. Tapi mungkin 20 persen nilai (pelayanan publik)-nya merah sehingga perlu perbaikan,” kata Tito di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (3/1).

Tito mengatakan hasil penelitian Ombudsman akan dijadikan bahan evaluasinya ke depan. Jika kualitas pelayanan publik terkendala karena kapolda atau kapolresnya, kata Tito, dia akan melakukan pergantian pimpinan di wilayah. Kemudian jika masalahnya terletak pada infrastruktur yang kurang mendukung, dia akan memerintahkan untuk dilakukan perbaikan infrastruktur.

“Ini saya jadikan bahan untuk dilakukan evaluasi dulu. Kalau masalahnya leadership ya leader-nya saya ganti. Kalau (masalah) infrastruktur, kita perbaiki infrastruktur, kita dukung,” ujar Tito.

Selain pelayanan publik yang menjadi catatan Tito, dia menyinggung masalah bidang penegakan hukum yang banyak dikomplain masyarakat. “Salah satu komplain masyarakat adalah mengenai masalah penanganan kasus hukum, kemudian beberapa masalah KKN, masih kurang maksimal pemberantasan penyuapan,” jelas Tito.

Pagi tadi Tito mengundang Ketua Ombudsman Amzulian Rifaindan dan komisionernya, Adrianus Meliala, untuk membahas masalah hasil riset kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik di kepolisian.

Dalam pertemuan ini, Tito didampingi Irwasum Polri Komjen Eko Putut Bayuseno, Kadiv Propam Irjen Martuani Sormin, dan Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal. (dtc/int)

Loading...