Menu

66 Ribu Sandal Dibagi Gratis kepada Para Calhaj

Rieska Virdhani/JawaPos.com
Alat-alat yang akan diberikan kepada jamaah haji. Salah satunya, sandal berbahan kain dengan warna putih untuk melindungi alas kaki.

MetroAsahan.com, Jakarta – ADA yang unik dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Para calon jamaah akan mendapatkan sandal gratis yang dipersiapkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Sandal gratis tersebut akan diberikan kepada para jamaah jika sudah tiba di tanah suci.

Sandal gratis tersebut sengaja akan diberikan kepada para jamaah haji yang sering kehilangan alas kaki saat melaksanakan ibadah di masjid. Oleh karena itu, tidak semua mendapatkan sandal, tetapi hanya diperuntukkan bagi jamaah yang kehilangan alas kaki. Jumlahnya, yakni sebanyak 66 ribuan sandal dari total jamaah haji reguler, yakni 200 ribuan lebih.

“Ada yang baru dari penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Kami siapkan alat pelindung diri (APD) ini dalam rangka mengurangi risiko kesehatan jamaah haji Indonesia di Tanah Suci, salah satunya sandal,” kata Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, Eka Jusup Singka dalam konferensi pers, Jumat (6/7).

Selain penyediaan APD ini, Kemenkes telah menyiapkan strategi untuk jamaah haji yang memiliki masalah kesehatan. Eka menjelaskan alasan sandal urgen diberikan untuk jamaah haji.

Menurutnya, cuaca panas terik di sana akan merepotkan jamaah yang kehilangan alas kaki. Sedangkan, tanpa alas kaki akan membuat kaki mereka terkena aspal yang panas.

“Sering kehilangan sandal di sana dan terpaksa jalan kembali ke penginapan tanpa alas kaki. Banyak kaki mereka yang melepuh. Ini bentuk perhatian kami dari pelajaran yang lalu,” papar Eka.

Eka mengungkapkan kehilangan alas kaki di sana terjadi bukan karena dicuri oleh orang-orang tak bertanggung jawab. Akan tetapi karena banyaknya jamaah dan luasnya suasana masjid membuat jamaah bingung membedakan pintu.

“Mereka lupa di mana taruh sandal. Karena pintu masuk dan keluar mirip-mirip,” jelasnya.

Sandal tersebut terbuat dari bahan kain yang mudah menyerap keringat. Mirip seperti sandal gunung berwarna putih. Sedangkan pengalaman tahun lalu, banyak jamaah yang harus diberikan pengobatan karena telapak kakinya terluka akibat kehilangan sandal. (ika/ce1/JPC/ma)

Loading...