Skema Pelunasan Biaya Haji Sudah Disiapkan

Bagikan:
Ilustrasi

MetroAsahan.com, JAKARTA- Tahap pertama pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dimulai tanggal 19 Maret, dan berakhir 15 April mendatang.
Calon jamaah haji (Calhaj) sudah bisa melakukan pelunasan kepada bank penerima setoran (BPS) hari ini.

Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kementerian Agama (Kemenag) Mastuki memastikan, tidak ada persiapan khusus terkait dimulainya tahap pertama pelunasan. Karena semua sistem sudah terkoordinasi dengan baik dengan semua pihak terkait.

“Tidak ada persiapan khusus. Karena ini pekerjaan kita setiap tahun,” kata Mastuki saat dihubungi Republika, Senin (18/3).

Mastuki mengatakan, secara prosedur persiapan yang dilakukan Kemenag sudah dilakukan sejak awal BPIH itu diundangkan melalui Keputusan Presiden tentang Pelunasan BPIH tahun 2019.
Persiapan yang dilakukan Kemenag adalah merilis nomor porsi yang memenuhi syarat pelunas kepada setiap kantor wilayah (Kanwil).

“Dan itu langsung melalui kepala bidang haji di seluruh kantor kemenag maupun kantor kanwil,” ujarnya.
Karena semua sudah tersistem dan terkoordinasi dengan baik, maka Kemenag tidak melakukan sosialisasi tentang bagaimana calhaj melakukan pelunasan BPIH kepada BPS.

“Kalau sosialisasi semacam kumpul-kumpul gitu tidak. Karena mereka sudah punya perkumpulan tinggal ditelponin oleh petugas kita,” katanya.

Mastuki memastikan, Kemenag telah berkoordinasi dengan setiap kanwil di setiap provinsi di Indonesia tentang berapa biaya dan siapa yang akan diberangkatkan haji tahun 2019 ini. Koordinasi penting dilakukan, karena setiap kanwil biaya dan jumlah kuotanya berbeda.

“Karena setiap daerah kuotanya berbeda-beda jumlah dan seterusnya dan itu langsung ditindak lanjuti melalui kepala-kepala bidang haji provinsi maupun di Kabupaten Kota,” katanya.

Seluruh jamaah haji reguler yang akan diberangkat tahun ini menjadi Tanggung Jawab Kemenag. Calhaj yang akan diberangkatkan tahun ini nama dan nomor porsinya telah diinformasikan untuk menjadi perhatian segera mulai melakukan pelunasan.

“Jadi ini baru besok (hari ini, red), Selasa (19/3). Kita mulai tanggal 19 untuk tahap pertama pelunasan itu bagi seluruh nama-nama yang dirilis sesuai dengan porsinya,” katanya.

Dukung Pelunasan BPIH,
BSM Siapkan Platform Digital
Bank Mandiri Syariah atau BSM menyiapkan platform digital channel dalam rangka pelunasan Biaya Penyelenggara Ibadah Haji (BPIH). Platform yang telah disediakan adalah Mandiri Syariah mobile banking dan Mandiri Syariah net banking.

SEVP Mandiri Syariah Anton Sukarna mengatakan pembayar lewat online ini merupakan metode terbaru yang belum pernah dilakukan untuk melunasi BPIH. “net banking dan mobile banking baru tahun ini digunakan,” kata Anton.

Metode pelunasan yang dilakukan tahun kemarin yakni setiap calon jamaah haji (Calhaj) membayar pelunasan dengan mendatangi bank secara langsung. Hal tersebut tentu merepotkan Calhaj terutama yang berasal dari wilayah-wilayah pelosok. Dengan disediakanya Mandiri Syariah mobile banking dan Mandiri Syariah net banking diharapkan dapat mempermudah masyarakat melakukan pelunasan.

“Platform tersebut akan memudahkan nasabah melakukan pelunasan disamping layanan pelunasan melalui kantor cabang yang sudah ada sebelumnya,” katanya.

Anton melanjutkan dengan fasilitas e-channel, nasabah lebih mudah, nyaman dan fleksibel karena tidak perlu datang ke kantor cabang dan mengantri di teller untuk melakukan pelunasan. Selanjutnya, dalam waktu tiga hari setelah pelunasan, nasabah harus menyerahkan bukti pelunasan ke Kemenag dengan membawa persyaratan yang diperlukan.

Total jamaah haji yang terdaftar melalui Mandiri Syariah dan berhak berangkat tahun ini sekitar 79 ribu. Jumlah tersebut sekitar 31 persen dari total jamaah haji Indonesia tahun 2019 yang berjumlah 220 ribu.

“Dari sekitar 79 ribu yang berhak lunas tahun ini, manajemen memperkirakan pelunasan melalui e-channel akan mencapai sekitar 13 persen,” katanya.

Fasilitas e-channel juga akan memudahkan nasabah yang tinggal di daerah yang letaknya jauh dari outlet Mandiri Syariah. Selain melalui fasilitas e-channel, nasabah yang berada di luar jangkauan kantor cabang juga bisa melakukan pelunasan di layanan Syariah Bank di outlet Bank Mandiri.

Mandiri Syariah juga sudah menyiapkan suvenir bagi calon jamaah haji yang saat ini telah didistribusikan di kantor-kantor cabang Mandiri Syariah. Per Desember 2018, rekening Tabungan Mabrur Mandiri Syariah mencapai 1,8 juta. Sekitar 72 persen atau 1,3 juta dari nasabah tersebut sudah terdaftar dalam Siskohat Kementerian Agama. (rpka/int/ma)

Bagikan: