Bawaslu Kaji Kampanye Negatif

Bagikan:
Ketua Bawaslu Abhan.

MetroAsahan.com, KETUA Bawaslu Abhan mengatakan akan mengkaji maksud dari kampanye negatif yang diperbolehkan Presiden PKS Sohibul Iman. Dia menyebut akan melihat sejauh mana negative campaign yang dilakukan oleh PKS nantinya.

“Jadi kalau persoalan nanti negative campaign atau black campaign, tentu harus lihat perkasuitisnya, apakah itu black campaign atau negatif campaign tentu harus lihat apa yang diucapkan kasusnya, kami harus melihat dulu kaya apa, apakah itu masuk bisa juga negatif atau black campaign,” ujar Abhan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (15/10).

Abhan juga mengingatkan kepada para elite agar tidak melakukan black campaign. Sebab, yang melakukan black campaign bisa dikenakan Pasal 280 Nomor 7 Tahun 2017. “Rumusannya di Pasal 280 bahwa peserta pemilu dilarang melakukan, memfitnah dan sebagainya itu, apakah itu nanti masuk (black campaign) apa nggak, jadi nanti lihat kasusnya,” jelasnya.

Sebelumnya, Presiden PKS Sohibul Iman mempersilakan kader-kadernya berkampanye negatif untuk meraih suara dalam Pemilu 2019. Dia menegaskan kampanye negatif adalah kampanye yang menitikberatkan pada kelemahan lawan, tetapi harus didasarkan pada fakta. “Saya mengatakan 80 persen kampanye kita harus positive campaign. Silakan masuk ke negative campaign, cukup 20 persen,” kata Sohibul dalam konsolidasi Nasional di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Minggu (14/10).(dtc/ma)

Bagikan: