MTQ se Indonesia Pertama Dilaksanakan di Masjid Rawang

Bagikan:
Logo MTQ

MetroAsahan.com, ASAHAN – Banyak masyarakat Asahan yang tidak mengetahui bahwa pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ternyata sudah diperlombakan di Rawang Panca Arga pada tahun 1946 lalu. Bahkan bisa dikatakan, MTQ pertama di Indonesia dilaksanakan di Masjid MTQ 1946.

Itu disampaikan Adnan sekretaris Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Mesjid MTQ 1946, Rabu (29/3). Adnan mengatakan, sepintas, masjid yang terletak di Dusun II, Desa Pondok Bungur atau yang biasa disebut Kampung Bunga sebelah Utara Kecamatan Rawang Panca Arga Kabupaten Asahan ini tampak seperti masjid biasa.

Namun siapa sangka, ternyata masjid ini pernah mencatat sejarah pelaksanaan pertama kali Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di Indonesia.
Adnan, meneritakan sejarah panjang berdirinya masjid ini dan menjadi saksi sejarah pertama kali pelaksanaan MTQ di Indonesia enam bulan setelah Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya. Tepat pada tanggal 12 Februari 1946 di masjid inilah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) digelar.

Dialah (Alm) Muhammad Ali Umar putra daerah asli Rawang Panca Arga Kabupaten Asahan, kelahiran 17 Agustus 1920 yang mencetuskan ide untuk diadakannya MTQ pertama kali di Indonesia pada tahun 1946 di masjid tersebut. Dia jugalah yang mendirikan masjid ini. Sejarah pertama kali MTQ diadakan tak bisa dilepaskan dari riwayat hidup beliau. Cerita turun temurun soal masjid bersejarah ini, diceritakan Adnan kepada wartawan.

Berawal dari tamat dari Sekolah Rendah di Pondok Bungur, pendiri masjid sekaligus penggagas MTQ, Ali Umar melanjutkan sekolahnya ke Taman Siswa Kisaran, dan melanjutkan sekolahnya di Madrasah Aziziyah Tanjung Pura Langkat di tingkat Aliyah, dan pada saat itu beliau satu sekolah dengan Almarhum H. Adam Malik mantan wapres RI ke -2 saat itu.

Bagikan: