Pak Guru Pesta Seks dengan 2 Pria

Bagikan:

METROASAHAN.COM,KISARAN- Kondisi Indonesia, menurut H Bustami HS MM, berada di ambang jurang kehancuran. Narkoba merajalela. Komunitas LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender) menjamur. Bahkan, sudah berani melakukan kampanye terbuka.

Di tengah hangatnya pemberitaan seputar penolakan perilaku Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT), guru honorer di salah satu SMP Negeri di Kabupaten Madina, justru diamankan polisi karena melakukan perilaku seks abnormal.

Guru honorer berinisial ML (32) itu, diamankan petugas usai melakukan seks sesama jenis, Senin (7/3) malam lalu. Ironisnya, lawan main ML masih anak di bawah umur dan berjumlah dua orang; RD (14) dan ND (14).

Saat wawancara dengan Metro Tabagsel (grup METRO ASAHAN), Selasa (8/3), di Mapolres Madina, ML mengakui semua perbuatannya. Ia menyebut sudah tiga kali melakukan perbuatan asusila tersebut dengan korban. Pelaku mengaku, dia lah yang tertarik kepada korban, sehingga mengajak korban ke rumahnya.

“Awalnya, aku kenal mereka dari kawan saya (waria). Kata kawan saya itu, mereka sudah sering ‘begituan’. Lalu, saya ajak main-main ke rumah. Di rumah, kami masak sama-sama. Mereka juga beberapa kali tidur di rumah saya. Tidak ada paksaan, kami lakukan (atas dasar) suka sama suka. Sudah tiga kali kami lakukan, saya kasih uang Rp15 ribu sama mereka. Kalau rokok, saya yang naggung,” sebut ML.

ML tidak menyangkal, dalam perbuatan homoseks tersebut, dia menjadi ‘permaisuri’ nya. Artinya, dia yang melayani nafsu dua anak di bawah umur tersebut. “Saya layani mereka, tapi tidak dipaksa. Mereka juga sudah pernah gituan sama kawanku itu,” ujarnya.

Bagikan: