Kelabui Petugas, Kapal Penyeludup Monza Terombang Ambing Jadi Modus Pengalihan

Bagikan:

 

METROASAHAN.COM,ASAHAN– KM Prima Wijaya yang ditemukan Ditpolairdasu terombang-ambing di perairan Sei Berombang, Asahan, diduga hanya untuk mengalihkan perhatian petugas patroli laut. Kapal bermuatan 400 bal pakaian bekas impor ilegal itu sengaja ditingalkan seluruh awak kapal, untuk memuluskan penyelundupan pakaian bekas dalam jumlah yang lebih besar.

Dugaan ini diungkapkan oleh mantan pelaku penyelundupan pakaian bekas di Tanjungbalai-Asahan. Indikasi ini antara lain dilihat dari jumlah pakaian bekas yang ditemukan di dalam kapal. Kemudian, petugas sama sekali tidak menemukan seorang pun awak kapal saat dilakukan penggeledahan.

“Itu kapal sengaja ditinggalkan untuk mengalihkan perhatian petugas saja. Yang lolos kita tidak tahu, bisa lebih banyak. Biasanya begitu, ini cara lama (dalam praktik penyelundupan),” ujar pria yang meminta namanya tidak disebut kepada METRO ASAHAN, Rabu (9/3).

Pernyataan mantan pelaku penyelundupan pakaian bekas di Tanjungbalai-Asahan ini menanggapi penangkapan KM Prima Wijaya, kapal penyelundup pakaian bekas oleh petugas Direktorat Kepolisian Perairan Daerah Sumatera Utara (Ditpolairdasu).

Sebagaimana informasi diperoleh Sumutpos (grup METRO ASAHAN), KM Prima Wijaya diamankan dari perairan Sei Berombang, Asahan, Rabu (9/3. Saat itu, petugas kapal patroli polair sedang berpatroli di sekitar perairan tersebut dan melihat ada kapal yang terombang-ambing di tengah laut. Curiga, petugas kemudian memeriksa kapal.

Ternyata, kapal tersebut bermuatan 400 bal pakaian bekas impor tanpa dokumen resmi. Sementara, petugas tidak menemukan seorang pun awak kapal. Guna kepentingan penyelidikan, kapal berikut muatannya dibawa ke dermaga Ditpolair Poldasu di Belawan.

Direktur Polair Polda Sumut Kombes Pol Tubuh Musyareh mengatakan, dari dalam kapal diduga milik penyelundup itu tidak menemukan dokumen terkait muatan pakaian bekas tersebut. “Isi muatan kapal adalah pakaian bekas diduga dari Malaysia. Untuk ABK dan pemiliknya masih dalam penyelidikan, karena saat ditemukan awak kapalnya telah kabur,” terang Tubuh.

Bagikan: