Wanita Ini Tergiur Jualan Togel

Bagikan:
Ilustrasi

MetroAsahan.com, KISARAN – Tergiur komisi 15 persen, Sri, seorang ibu rumah tangga nekat jualan togel. Namun, warga Sei Kepayang ini keburu diringkus polisi dari warung miliknya.

Menurut Sri, dia melakoni pekerjaan itu lantaran mendapat komisi sebesar 15 persen dari hasil penjualan. Kemudian, hasil angka-angka yang dijualnya tersebut akan disetor kepada Sangkot, yang katanya salah seorang bandar togel di wilayah itu.

“Komisi memang kecil. Tapi yang antar jemput orang RBT. Aku baru dua minggu jualan, itupun tak lebih Rp200 ribu omsetku. Aku buka kedai depan BRI Sei Kepayang. Pas ditangkap kupikir dibawa ke Polsek Sei Kepayang. Tak tahunya ke Kisaran. Banyak penulis togel di sana. Malah bandar besarnya ada. Tapi cuma aku yang ditangkap,” ujarnya pasrah dan mengaku tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

17 Kasus Ditangani

Sebelumnya, dalam pres rilis pengungkapan kasus yang dipimpin Kapolres Asahan AKBP Kobul Syahrin Ritonga SIK, hingga Februari 2018, Satreskrim Polres Asahan berhasil mengungkap 17 kasus dengan jumlah tersangka 20 orang.

“Kita tetap komit dalam memberantas penyakit masyarakat, seperti perjudian. Selain para tersangka, kita mengamankan sejumlah barang bukti seperti uang tunai Rp3.807.000, dua unit mesin jackpot, buku tafsir mimpi, kartu domino, kalkukator dan kartu joker,” terang Kobul didampingi Kasat Reskrim AKP M Arif Batubara SIK pada sejumlah wartawan. (ind)

Keterangan foto
n Para pelaku yang sudah dijadikan tersangka saat digiring ke sel Mapolres. (f/indra)

Bagikan: