Menu

PKL Pasar Inpres Kisaran Boleh Berjualan dengan Syarat…

Perdana Ramadhan/Metro Asahan
Suasana rencana penertiban di Pasar Inpres Kisaran oleh petugas gabungan.

MetroAsahan.com, KISARAN – Pemkab Asahan mengimbau kepada seluruh Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Inpres Kisaran Jalan Diponegoro dan sekitarnya agar tidak berjualan di badan jalan selama bulan Ramadan.

Namun imbauan tersebut ditolak PKL dan memohon kepada pemerintah agar mereka bisa berjualan selama Ramadan.

Akibat penolakan tersebut, puluhan PKL nyaris bentrok dengan aparat gabungan yang terdiri dari Satpol PP dibantu Polri dan TNI saat berusaha melakukan penertiban, Rabu (16/5).

Beruntung negosiasi antara kedua belah pihak yang sempat berlangsung alot itu berjalan aman dan bentrokan urung terjadi.

Pedagang yang terhimpun dalam Komunitas Pedagang Kaki Lima (Kompak 5) mengeluhkan tentang kebijakan Pemkab Asahan yang membuat kebijakan rencana penggusuran tanpa melibatkan mereka.

“Kami akan mempertahankan lapak ini. Penggusuran menciderai hati kami. Selama ini kami taat aturan,” kata Arnes Arbain, Koordinator Kompak 5.

Sementara itu, tim gabungan yang memantau jalannya aksi penertiban mengerahkan kekuatan penuh dengan menurunkan beberapa unit mobil pemadan kebakaran dan pengawalan petugas kepolisian dari Polres Asahan. Jalan Diponegoro Kisaran sempat ditutup beberapa saat arus lalulintas dialihkan.

Pantauan wartawan, terjadi perundingan dan negosiasi antara pedagang dan Kasatpol PP Isa Harahap, Camat Kota Kisaran Timur Agus Jaka Putra Ginting serta perwakilan dari Dinas Koperasi dan Perdagangan.

Loading...