Menu

Rasa Iba Menyelamatkan Pelaku Jambret dari Amukan Massa, 1 Kabur

Pelaku saat berada di Polsek Kota Kisaran usai diamankan dari kepungan warga.

MetroAsahan.com, KISARAN – Seorang remaja bernama Indra (18), warga Jalan Marah Rusli, Gang Misnan, Kelurahan Mutiara Kisaran Timur, pelaku jambret nyaris tewas dimassa warga kampung Sidorejo, Kelurahan Lestari Kisaran Timur. Sementara rekannya berhasil kabur.

Beruntung, dalam kepungan itu, salah seorang warga bermarga Sibarani masih bersikap iba dan mengamankan anak pertama dari tiga bersaudara itu dari amarah warga.

“Kurasa kalau kulepas dia dah mati kawan itu. Banyak yang nyuruh aku melepaskan. Aku saja sampai kena tunjang. Sampai ada tadi polisi melepaskan tembakan ke udara biar jangan memukuli dia. Gara-gara itu juga tadi polisinya dimarahi warga. Pelaku langsung dibawa ke polsek,” ujar Sibarani didampingi sejumlah warga saat ditanyai wartawan di lokasi kejadian.

Diceritakan Sibarani, saat itu, dia melihat dua orang pria mengendarai kereta Vario melintas di depan rumah sekaligus warungnya, dengan kecepatan tinggi.

Tak lama, satu kereta yang dinaikki dua orang ikut mengejar, masih dengan kecepatan tinggi, lalu mengarah ke ujung jalan buntu, tak jauh dari rumahnya.

Melihat itu, spontan dia keluar dari warung sembari menggenggam sebatang kayu. Begitu kereta pertama akan melintas, dia repleks memukulkan kayu tersebut.

“Jalan ini kan buntu. Gitu balik lagi, langsung kupukul, jatuh. Trus kutangkap. Yang kreta belakang jerit rampok. Entah kenapa kawannya itu lepas. Dia berdiri trus, begitu kretanya hidup lagi, dia langsung kabur. Orangnya kurus-kurus juga, paling 25 atau 30 tahun. Kawan inilah yang habis dipukuli,” terang Sibarani.

Sementara itu, M Reza (16) warga Pasar VII Pondok Sidolue, korban penjambretan mengatakan, saat itu dia sedang bersama kakaknya bernama Nurul Utami. Mereka baru saja kembali dari Air Joman menjemput sesuatu berupa barang.

Loading...