Menu

Masyarakat Diimbau Proteksi Diri dengan BPJS Ketenagakerjaan

Perdana Ramadhan/Metro Asahan
Anggota komisi IX Ansori Siregar berbincang bersama warga Kisaran Timur soal BPJS Ketenagakerjaan.

MetroAsahan.com, KISARAN – Ansori Siregar, anggota komisi IX DPR RI mengajak masyarakat yang bekerja di sektor informal (pekerja bukan penerima upah) agar memproteksi dirinya dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk menjamin kepastian atas diri pribadi.

Hal tersebut disampaikan Ansori saat menghadiri sosialisasi yang dilakukan pihaknya bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan di dua kecamatan di Kabupaten Asahan, yakni di Kecamatan Kisaran Timur dan Pulau Bandring.

“Selama ini pemahaman masyarakat hanya tau BPJS Kesehatan saja. Padahal jika menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, tidak kalah penting dan banyak manfaat yang bisa diperoleh,” ujarnya saat ikut memaparkan sosialisasi di TK Ar Roja, Kelurahan Mutiara Kecamatan Kisaran Timur, Sabtu (11/8).

Dikatakan Ansori Siregar, BPJS Ketenagakerjaan ini penting. Ketika terjadi resiko kecelakaan, keluarga tidak akan jatuh miskin karena pemerintah melalui BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan santunan.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat bukan penerima upah seperti pedagang pasar, penarik becak,  mau menjadi peserta. Terlebih, Ansori juga memberikan kemudahan kepada para peserta sosialisasi yang hadir saat itu langsung didaftarkan BPJS ketenagakerjaannya dengan iuran sudah dibayarkan selama tiga bulan ke depan.

“Ini supaya bapak ibu sekalian dapat bersemangat dalam bekerja karena sudah dilindungi dan seterusnya melanjutkan pembayaran kepesertaan setelah tiga bulan,” ujarnya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kisaran, M Faisal melalui penyuluhnya Edy Febri menjelaskan saat ini masih banyak warga yang belum mengerti manfaat menjadi peserta anggota BPJS Ketenagakerjaan. Sebagian warga juga masih belum mengetahui bahwa BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan itu berbeda.

Menurut Edy,  iuran untuk BPJS Ketenagakerjaan tidak terlalu berat. Namun manfaatnya bisa mencover dengan nilai besar pada saat peserta mengalami kecelakaan kerja. Manfaat dari BPJS Ketenagakerjaan itu cukup membantu.

“Program BPJS Ketenagakerjaan ini sangat membantu keluarga yang ditinggalka. Bahkan juga pekerja itu sendiri saat mengalami kecelakaan kerja dan membutuhkan perawatan. Preminya hanya seharga dua bungkus rokok,  atau sebesar Rp 18.600 semantara manfaatnya sangat besar,” ujarnya.

Sementara di tengah acara sosialisasi hadir camat kecamatan Kisaran Timur Irwandi dan anggota MUI Asahan komisi fatwa Zulhanuddin Batubara. (per/ma)

Loading...