Puluhan Tower Komunikasi Disegel

Bagikan:
Penyegelan tiang tower komunikasi yang dilakukan oleh Bappenda Asahan beberapa waktu lalu. (F/Ist/Metro Asahan)

MetroAsahan.com, KISARAN – Puluhan tower pemancar komunikasi Base Transcerver Station (BTS) di berbagai tempat di wilayah Kabupaten Asahan disegel Pemkab setempat karena tidak memberikan kontribusi untuk daerah.

Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Asahan selaku lembaga yang berwewenang akan hal itu menyebutkan, puluhan tower tersebut disegel disebabkan menunggak Pajak Bumi Dan Bangunannya (PBB) selama bertahun-tahun.

“Tower-tower ini belum bayar PBB, makanya kita segel,” kata Kaban Bapenda Asahan Drs Mahendra di sela-sela penyegelan salah satu tower di Jalan Tusam Kisaran, Kamis (10/1).

Penyegelan tersebut dilakukan dengan cara menggembok dan menempel stiker yang bertuliskan pemberitahuan bangunan belum melunasi PBB.

“Bila ingin dibuka hubungi kami di Bapenda. Jangan coba-coba dibuka. Kami laporkan ke polisi,” tegas Mahendra sembari mengatakan sebelumnya pihaknya telah memberitahukan kepada pihak pemilik tower.

Terkait dengan dana yang tertunggak terhadap puluhan tower tersebut, Mahendra menjelaskan, diperkirakan tunggakan itu mencapai ratusan juta dan tidak dapat dikutip karena kurang kooperatifnya pemilik tower.

“Karena hal ini pula, PBB kita tidak tercapai seratus persen,” ucap Mahendra.

Dari data tunggakan para pemilik tower mencapai 2 hingga 4 tahun.

Sementara itu Dinas Komunikasi dan Informasi Asahan melalui Arbin A Tanjung menambahkan, saat ini harus ada kesadaran dari para pengusaha untuk tertib membayar pajak. Sebab dana itu akan kembali kepada masyarakat dan digunakan sebesar-besarnya dalam pembangunan daerah.

“Tidak hanya masyarakat, pengusaha dan lainya harus taat bayar pajak untuk perkembangan kemajuan pembangunan kita yang bersumber dari pendapatan daerah,” sebutnya.  (per/ma)

Bagikan: