UNA Sukses Gelar Pemilu Raya Mahasiswa

Bagikan:
Proses Pemilu Raya mahasiswa yang digelar di Universitas Asahan. (F/Ist/Metro Asahan)

MetroAsahan.com, KISARAN – Universitas Asahan (UNA) sukses menggelar Pemilihan Umum (Pemilu) Raya Mahasiswa untuk memilih satu presiden mahasiswa dan lima orang Gubernur mahasiswa di lima fakultas.

Selain memilih para pimpinan pada tiap fakultas, kegiatan ini sekaligus proses edukasi politik bagi mahasiswa.

Ketua Komisi Pemilu Raya Mahasiswa, M Syafrizal Berutu mengungkapkan proses Pemilu ini sudah dilaksanakan sejak masa pendaftaran pada tanggal 11-14 Januari, kemudian masa kampanye 17-22 Januari dan tanggal 18 Januari debat kandidat hingga proses pemilihan pada tanggal 25 Januari kemarin.

“Kemarin (Jumat) sudah dilaksanakan proses pemilihan. Ada sebanyak 3.525 pemilih di lima fakultas menggunakan hak pilihnya untuk memilih satu orang gubernur mahasiswa yang mewakili fakultasnya masing-masing dan memilih Presiden mahasiswa,” ujarnya saat berbinang bersama Metro Asahan, Sabtu (26/1).

Seluruh rangkaian pelaksanaan Pemilu Mahasiswa dikatakan Syafrizal telah berjalan dengan lancar mulai dari masa pendaftaran pencalonan, masa kampanye prose pemilihan dan perhitungan suara sampai rapat pleno hasil rekapitulasi suara.

N Nur Hidayat dan Dedek Wibowo terpilih sebagai Presiden Mahasiswa UNA dengan perolehan 692 suara, mengungguli lawannya Indra Syahfirman dan Yuli dengan 454 suara.

Sementara itu, Rektor UNA melalui Wakil rector bidang kemahasiswaan Ir Ansyoruddin Harahap MP,Pemilu Raya Mahasiswa di Universitas Asahan ini pertama kali digelar secara serentak. Menurutnya pihak rektorat berharap melalui pesta demokrasi mahasiswa di kampusnya ini akan terbentuk calon calon pemimpin yang bersikap dewasa terhadap dinamika politik dalam pemilihan.

“Disamping itu, Pemilu Raya Mahasiswa ini diharapkan menjadi proses pendidikan politik bagi para mahasiswa dimana setiap mereka nanti yang akan terjun dan kembali kemasyarakat akan menjadi pemimpin. Melalui kesempatan ini dijadikan pengalaman bagi mahasiswa untuk berdemokrasi,” ujarnya. (per/ma)

Bagikan: