Wabup Asahan: Reklame yang Izinnya Sudah Habis Segera Turunkan

Bagikan:
Wakil Bupati Asahan saat memimpin rapat pendapatan retribusi dan pajak daerah. (Perdana Ramadhan / Metro Asahan).

MetroAsahan.com, KISARAN – Pemkab Asahan terus berupaya meningkatkan pendapatan atas realisasi pajak daerah dan retribusi daerah untuk menyokong pembangunan. Salahsatunya menurunkan reklame yang masa berlaku atau izinnya sudah habis.

Dalam rapat yang digelar di Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Pemkab Asahan menargetkan pajak daerah tahun sebesar Rp54 miliar.

Rapat yang berlangsung di Aula Bappenda, Rabu (30/1) dipimpin oleh Wakil Bupati Asahan H Surya. Turut hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo), Rahmad Hidayat Siregar, Kepala Bappenda, Mahendra, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat.

Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Mahendra mengatakan, jika pajak yang sudah memenuhi ketetapan diminta kepada pihak terkait agar segera menyetorkannya kepada kas daerah.

“Target tahun 2018 pajak daerah sebesar Rp48.809.641.016.00, dan terealisasi Rp42.852.881.287.00. Sedangkan untuk tahun 2019 kita mempunyai target Rp54 miliar,” ujarnya.

Sementara itu Wakil Bupati Ashan H Surya menyampaikan kepada OPD agar dapat memperbaiki perjanjian kepada para pihak pengelola. Menurutnya, Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Bupati (Perbup) yang tidak sesuai dengan kondisi saat ini juga dapat melaksanakan perubahannya.

“Diminta kepada Kepala Bappenda Pemkab Asahan untuk dapat lebih baik lagi dalam pengutipan pajak daerah serta retribusi daerah,” ujar Wabup.

Dia juga menegaskan, agar meletakkan tanggal masa berlaku pada reklame yang dipasang di papan reklame. Juga mencopot atau menurunkan reklame yang sudah habis masa berlakunya. Lalu memperbaiki aset pemerintah daerah agar ke depannya dapat meningkatkan pendapatan pajak daerah. (per/ma)

Bagikan: