Truk Tronton ‘Bebas’ Melintas di Inti Kota Rantauprapat

Bagikan:
Truk pengangkutan saat  melintas di Kota Rantauprapat. (Bangun Hasibuan/Metro Asahan)

MetroAsahan.com, RANTAU – Truk tronton yang terletak di Jalan SM Raja Rantauprapat, lalu lalang  di inti Kota Rantauprapat. Padahal, Dinas Perhubungan Labuhanbatu telah memasang plang imbauan larangan kendaraan roda 6, dan roda 10 agar tidak masuk Kota Rantauprapat.

“Salah satu plang  berada di persimpangan Jalan Baru menuju arah Kota Rantauprapat. Kendaraan roda 6 dan roda 10 tersebut diperbolehkan masuk ke Kota Rantauprapat antara pukul 18.00 sampai 06.00 WIB,” ujar Kabid  Perhubungan Darat Pemkab Labuhanbatu Asrun Amin kepada wartawan, Rabu (6/2)

Diterangkannya, untuk penindakan bagi supir truk nakal urusan pihak Lantas Polres Labuhanbatu. Amatan kru koran ini. seperti yang terjadi pada, Sabtu (2/2). Truk tronton terperosok ke dalam parit di ruas Jalan Masjid, Kota Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu,

Akibatnya, jalur lalu lintas di ruas jalan tersebut sempat macet. Jalur lalu lintas kembali normal, setelah truk berhasil dijalankan kembali. Masuknya truk angkutan barang di jalur yang cukup padat ini dikeluhkan pengendara lain. Apalagi, badan jalan di sana dinilai cukup sempit untuk ukuran truk.

“Sudahlah kecil jalannya, bila dilalui truk tronton roda kayak gini mana lah muat,” ujar Dewi, seorang pengendara sepeda motor di lokasi kejadian (truk terperosok ke parit). “Memang Bang sudah sering kali truk-truk tronton masuk kota, milik pengangkutan Kalimantan nya itu. Saya lihat tak kenal jam, mau itu pagi, siang, sore tetap juga melintasi Kota Rantauprapat,” katanya.

Padahal, sambungnya, di kota banyak kendaraan pribadi  dan juga anak sekolah yang melintas. “Kalau sudah lewat mobil truk tronton ini, waduh saya pun harus minggir milih jalan, jadi takut saya tersenggol truk itu Bang. Sering lah macet,” jelas Dewi.

Warga meminta instansi terkait agar memberikan pengawasan, khususnya angkutan barang roda 6 dan 10 yang masuk ke pusat Kota Rantauprapat. Dikonfirmasi terpisah, Kanit Turjawali Iptu ilham Lubis saat di konfirmasi mengatakan dia sedang melakukan razia. “Saya sedang giat razia, nanti ya,” ungkapnya singkat. (bh/ahu/ma) 

Bagikan: