Ternyata Korban Anak Yatim Sejak Usia 9 Tahun

Bagikan:
Korban saat tergeletak ditemani ibu dan keluarganya di Rumah Sakit Seger Waras Aek Ledong Asahan, tempat dimana korban dirawat, Selasa (12/2). (Bayu Sahputra/Metro Asahan)

MetroAsahan.com, ASAHAN – SE (19) korban pemerkosaan dan penganiayaan itu ternyata seorang anak yatim sejak ia masih berusia 9 tahun.

Hidupnya yang susah membuat dia harus bekerja keras. Apalagi ibu anak keempat dari lima bersaudara itu hanya seorang tukang kusuk bayi.

Hal itu diungkapkan Poni (54), ibu kandung korban kepada Metro Asahan saat ditemui di Rumah Sakit Seger Waras Aek Ledong Asahan, tempat dimana korban dirawat, Selasa (12/2).

Poni mengatakan kalau ia memiliki kehidupan yang sangat sederhana. Makanya korban nekat meminjam uang untuk modal mencari pekerjaan di Kota Medan dari pelaku.

Poni yang akrab dipanggil Nenek Kusuk itu juga menjelaskan bahwa ia tidak mengetahui saat korban pergi dari rumah.

“Saya enggak tau pas dia (korban, red) pergi. Dia enggak pamit sama saya. Tetangga saya sempat jumpa sama dia dan ditanya mau kemana? Katanya mau pergi ke rumah abang iparnya,” jelasnya.

“Saya cari ke rumah abang iparnya, tapi dia nggak ada. Saya mulai bingung. Nggak biasanya dia seperti itu. Anakku itu selalu nurut sama saya. Saya pun nggak pernah memukulnya. Tapi sekarang anakku itu sudah tergeletak di sana dengan penuh luka yang sangat parah. Pelaku harus dihukum seberat-beratnya. Dia sudah membuat anakku seperti itu,” isak wanita itu sembari menghapus air matanya. (bay/des/ma)

Bagikan: