IRT Histeris Dijambret, Rp7,5 Juta Raib

Bagikan:
Korban saat histeris dan dipeluk anak perempuannya usai dijambret seorang pria. (Zainal Arifin/ Metro Asahan)

MetroAsahan.com, ASAHAN – Latifah Hanum (50) seorang ibu rumah tangga (IRT) mendadak histeris dan hilang kendali usai dijambret seorang pria di kawasan Kelurahan Sei Renggas, Kabupaten Asahan, Sabtu siang (2/3). Uang sebesar Rp7,5 juta raib.

Informasi dihimpun, perempuan yang tinggal di Jati Sari, Kecamatan Tinggi Raja Kabupaten Asahan ini awalnya mengendarai sepedamotor dan hendak mentransfer uang untuk biaya perobatan abangnya di Pekan Baru.

Namun belum sempat ditransfer, tiba-tiba dia dipepet seorang pria yang mengendarai sepedamotor Vixion. Kemudian mengambil paksa tas milik korban berisi uang dan ATM.

Sambil teriak-teriak minta tolong, korban tidak mau tinggal diam dan mengejar pelaku hingga dia terjatuh.

“Tolong aku. Aku dijambret. Uang sebesar Rp7,5 juta dan ATMku dibawa kabur. Uang itu mau kutransfer untuk biaya berobat abangku di rumah sakit di Pekan Baru,” ujar korban.

Korban kemudian ditolong warga yang kebetulan melintas. Sementara usaha korban mengejar pelaku sia-sia. Pelaku melarikan diri ke arah Pabrik Benang, Kisaran.

“Tidak ada yang mengejarnya (pelaku, red) meski aku sudah teriak-teriak minta tolong,” isak korban.

Beberapa menit kemudian, anak korban datang dan mengarahkan korban untuk melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi.

Menurut korban pelaku berusia sekitar 30-an. Rambut sebahu dan kriting.

Kapolsek Kisaran Kota Iptu Edy Siswoyo membenarkan peristiwa yang dialami korban.

“Benar, ada korban jambret dan sudah melapor ke kita. masaah ini akan kita tindaklanjuti,” ujarnya. (ck-02/ma)

Bagikan: