Galian C Diduga Ilegal Bebas Beroperasi di Kecamatan Air Batu

Bagikan:
Alat berat parkir di lokasi galian C diduga ilegal di kawasan bukit yang dikeruk sedalam 10 merer, di belakang Pabrik Cocopro Desa Hessa Perlompongan.

MetroAsahan.com, ASAHAN – Galian tanah urug (galian C) diduga tak memiliki izin resmi dari dinas terkait (ilegal) bebas beroperasi di Desa Hessa Perlompongan,  Dusun III, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan.

Menurut warga setempat, Sabtu (23/4), kegiatan ini sudah berlangsung sekitar empat minggu tanpa ada plang izin di lokadi galian.  “Sudah lebih tiga minggu kegiatan itu Bang, untuk membuat perumahannya itu. Bukit digali, setahu saya tanahnya dijual untuk mengganti uang minyak alat berat,” kata salah seorang warga saat ditemui di lokasi galian.

Informasi diterima, kegiatan galian C ilegal kerap terjadi di kawasan ini, bahkan di sebelah lokasi galian tampak kolam besar dan dalam duga hasil kegiatan yang sama. Sementara, Mahyudin didampingi Ali selaku anggota Lembaga Badan Investigasi Nasional (BIN)  Asahan menilai, Kades dan camat diduga sebahat dalam kegiatan ilegal ini.

“Kita akan buat aduan resmi, Kades Hessa Perlompongan dan Camat Air Batu terkait dugaan kesepakatan jahat merusak lingkungan, dan transaki ilegal tanah uruk di wilayah kerjanya. Jjika hal ini terbukti, Kades dan camat harus bertanggung jawab tentang itu,’ sebutnya.

Sementara, Kades Hessa Perlompungan Franki saat dihubungi melalui seluar tidak menjawab wartawan. Camat Air Batu Abdul Rauf Fadullah saat duhubungi wartawan melalui selularnyamengatakan, kegiatan galian C di Hessa Perlompongan belum merekomendasikan izin operasinya ke Pemerintahan Kecamatan Air Batu. “Mungkin saja kegiatan itu ilegal,” kata Rauf. (zas/ahu/ma)

Bagikan: