Kuota CPNS 2018 Asahan 456, Simalungun 400

Bagikan:
Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan.

MetroAsahan.com, Asahan – Akhirnya Pemkab Asahan mengumumkan jatah Calon Pegawai Negari Sipil (CPNS) tahun 2018. Tahun ini, Pemkab Asahan mendapat jatah 456 kuota CPNS plus 26 pegawai honorer K2 tahun 2013. Hanya saja formasi ini didominasi guru dan kesehatan.

“Kita mendapatkan jatah 456 orang dan didominasi untuk pendidikan,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Asahan Sopian, Kamis (13/9).

Dari jatah 456 CPNS itu, 250 akan dialokasikan untuk tenaga pendidikan atau guru. Kemudian tenaga kesehatan sebanyak 150 formasi, tenaga teknis sebanyak 30 Formasi, serta honorer 26 formasi.

Rencananya, ke-456 orang yang akan diterima plus 26 honorer K2 tahun 2013 ini, akan ditempatkan di setiap instansi dinas yang ada di Asahan.

“Mulai sekarang para calon peserta bisa mempersiapkan segala syarat untuk mengikuti seleksi. Cari informasinya melalui internet atau website. Bisa juga tanya ke BKD,” kata Sopian.

Mengenai pelaksanaan ujian, pihaknya masih menunggu petunjuk dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Sedangkan untuk pendaftaran CPNS dipastikan dibuka mulai 19 September 2018.

Sementara itu, Pemkab Simalungun dipastikan mendapat jatah formasi CPNS tahun 2018 sebanyak 400 orang. Formasi ini didominasi untuk tenaga guru, tenaga kesehatan dan honorer kategori II.

“Formasinya sekitar 400-an. Guru dan tenaga kesehatan paling banyak,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Simalungun Jamesrin Saragih, kemarin.

Namun Jamesrin mengaku belum bisa menerangkan lebih lanjut, soal rincian formasi masih dalam pembahasan.

Saat ini, Kabupaten Simalungun masih kekurangan tenaga guru sebanyak 3.500 orang untuk mengajar di 724 Sekolah Dasar (SD) dan 62 Sekolah Menengah Pertama (SMP) berstatus negeri. Kekurangan itu ditutupi 1.502 guru berstatus honorer.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun Resman Saragih SSOs sebelumnya mengatakan, jumlah guru honorer bergantung ketersediaan anggaran dan statusnya tergantung ketersediaan anggaran. “Status honorer tidak permanen, itu tergantung anggaran. Makanya kita usulkan penambahan guru ASN,” katanya.

Situs web pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 milik Badan Kepegawaian Negara (BKN) masih dalam proses input. Nantinya, para pelamar akan bisa mengaksesnya melalui sscn.bkn.go.id pada pekan depan.

Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan, mengatakan, pihaknya masih menunggu kesiapan pemerintah pusat. Dalam hal ini 76 Kementerian/Lembaga dan 525 pemerintah daerah, untuk mengunggah persyaratan mendaftar CPNS.

“Saat ini proses yang sedang berlangsung adalah proses input formasi dan setting persyaratan pelamaran di back office SSCN oleh Biro SDM/Kepegawaian di pusat dan daerah,” tuturnya. (omi/yes/JPC/esa)

Bagikan: