Proyek Balai Desa di Kapal Merah Terbengkalai

Bagikan:

METROSIANTAR.COM, BATUBARA – Proyek pembangunan balai desa di Desa Kapal Merah, Kecamatan Tanjung Tiram, Batubara, sudah setahun terbengkalai, disorot warga dengan meminta agar kepala desa turun dari jabatan, Senin (7/3).

Dalam kurun waktu tiga hari, warga Desa Kapal Merah, mengancam akan berunjuk rasa di kantor bupati dengan menuntut agar kepala desanya segera turun jabatan.

Aksi unjuk rasa yang telah direncanakan akan di lakukan di hari Jum’at 11 Maret itu, ternyata bukan hannya gertakan semata. Pasalnya warga Desa Kapal Merah telah merencanakan itu jauh hari sebelumnya, sehingga dapat pastikan aksi tersebut nantinya itu merupakan aksi yang cukup besar bagi warga Desa Kapal Merah itu.

Aksi yang rencananya akan melibatkan pihak BPD, Kepala Dusun beserta para tokoh masyarakat di halaman kantor bupati untuk mempertanyakan atas keputusan bupati yang belakangan ini ditunggu untuk segera mencoport Kepala Desa yang selama ini dianggap warga telah meresahkan.

Aksi yang akan di padati kurang lebih ratusan warga tersebut yaitu bertujuan agar kepala desa Kapal Merah segera dicopot dan apabila Bupati Batubara H OK Arya Zulkarnain, tidak segera memenuhi atas permintaan dari para warga itu, maka warga akan melanjutkan aksi unjukrasa. “Rencananya kami akan beramai – ramai datang ke kantor bupati pada hari Jum’at nanti untuk mendesak agar bapak Bupati Batubara segera mencopot jabatan kepala desa saat ini,” ungkap Kepala Dusun VII, Desa Kapal Merah, Basori. (mag3/rah)

Bagikan: