Kecelakaan Maut di Dua Lokasi Renggut Tiga Korban Jiwa

Bagikan:

METROASAHAN.COM, BATUBARA – Kecelakaan maut terjadi di dua lokasi berbeda sepanjang jalan lintas Sumatera (jalinsum) Medan-Kisaran, Senin (7/3). Dalam insiden maut ini, tiga nyawa melayang.Informasi dihimpun koran ini, kecelakaan yang pertama terjadi antara truk Colt Diesel BK 3373 ZF yang dikemudikan Ponirin Syaputra (36), dengan mobil Pick Up jenis Daihatsu Expas BK 8304 BN yang dikemudikan oleh Sutejo. Kejadiannya sekira pukul 13.00 WIB di Jalinsum KM 118-119, tepatnya di sekitar Perkebunan Karet PT Socfindo Limapuluh, Desa Perkebunan Limapuluh.

Dalam truk nahas itu, ada dua kernetnya; Gali (16), warga Kampung Keling, Rampah dan Manjil (26) Kampung Keling. Truk ini melaju dari arah Kisaran menuju arah Medan. Saat melaju di lokasi, dari arah berlawanan dari arah Medan sebuah mobil Pick Up Daihatsu Expas melaju dengan kecepatan tinggi. Selain Sutejo, dalam mobil itu, ada dua rekannya; Sukirmansyah (34), warga Pematangsiantar dan Niko Sanjaya Bangun (40), warga Tebing Tinggi.

Dugaan sementara, karena melaju dengan kecepatan tinggi, mobil Pick Up sempat oleng saat berusaha mengerem kemudian menabrak bagian depan truk Colt Diesel. Akibatnya, pengendara mobil Colt Diesel Ponirin Syaputra, Gali, dan Manjil (26) mengalami luka-luka.

Petugas kepolisian Sat Lantas Polres Batubara yang mendapat kabar langsung datang ke lokasi dan mengevakuasi ketiganya ke Klinik Miftah Hakim Limapuluh untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, Supir Mobil Pick Up bernama Sutejo mengalami luka cukup parah dan lansung dilarikan ke Klinik Oloan Indrapura.

Sementara rekannya yakni Sukirmansyah dan Niko Sanjaya Bangun meninggal dunia karena luka cukup parah pada tubuhnya. Ponirin Syaputra (36), supir mobil Colt Diesel kepada wartawan koran ini mengaku tidak menyangka akan kejadian kecelakaan tersebut. Sementara itu, kecelakaan juga terjadi sekira pukul 13.00 WIB, tepatnya di jalinsum KM 136.137, Desa Bangun Sari, Kecamatan Talawi, Batubara. Kali ini, Bus PT Karsima masuk ke dalam jurang parit di sekitar tepi jalan tersebut.

Kecelakaan tersebut terjadi saat Bus PT Karsima melaju dari arah Medan menuju arah Tanjungbalai. Saat di lokasi, bus hendak mendahului kendaraan di depannya dan membuatnya oleng kemudian masuk ke dalam parit di sekitar lokasi.  Akibat kejadian tersebut, satu orang penumpang bernama Rosmiati (67), warga Jalan Teluk Nibung, Tanjungbalai meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara sang Sopir bernama Budi Ramawadi Saragih, warga Dusun II, Perkebunan Tanjung Kasau, Batubara mengalami luka cukup parah pada tubuhnya dan kritis hingga harus dilarikan ke Klinik Cinta Kasih, Sei Balai, Batubara.

Sementara para penumpang Bus PT Karsima lainnya, yakni Kuci Edi Sam Saragih (18), warga Tanjung Kasau, Batubara, Andika Syaputra Saragih (20), Tanjung Kasau, Batubara, Novalina br Nainggolan (29), warga Limapuluh, Meliza Hanum (16), Elfilina Gultom (22), warga Pamingke, dan Sariaman Damanik (47), warga Lubuk Pakam, mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke Klinik Cinta Kasih Sei Balai.

Menurut salah seorang warga setempat bernama Parmi (36), Bus PT Karsima melaju dengan kecepatan tinggi saat hendak mendahului kendaraan lainnya. “Tadi, sempat terdengar suara minta tolong dari para penumpangnya dan diketahui salah seorang penumpangnya meninggal dunia,” ungkapnya. Terpisah, salahseorang penumpang Bus PT Karsima bernama Andika Syaputra Saragih mengaku kaget dengan kejadian itu. (wan/dro)

Bagikan: