Bupati Batubara Ditangkap KPK, Terjaring OTT di Rumah Dinas Bersama 6 Orang

Bagikan:
Ok arya Saat diamankan

MetroAsahan.com, BATUBARA – Oknum Bupati Kabupaten Batubara berinisial OK AR dikabarkan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain OK AR, KPK juga mengamankan 6 orang lainnya masing-masing berinisial SU, MA, HE, SA, AS dan HA.

“Ya, sudah diamankan” tutur sumber internal KPK kepada JawaPos.com, Rabu(13/9). Hal senada juga dikatakan sumber lain.” Sudah ditangkap,” imbuh sumber tersebut. Selain menangkap sang kepala daerah, KPK juga mengamankan beberapa pihak lain yang diduga terkait dalam perkara tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penangkapan terhadap orang nomor satu di Kabupaten Batubara tersebut, terkait kasus dugaan suap menyuap untuk memuluskan tender proyek APBD 2017. “Terkait kasus proyek di dinas PU,” terang sumber tersebut.

Namun, kendati menjelaskan pangkal kasus yang menjerat sang bupati, sumber tersebut belum menjelaskan secara detail perihal nilai proyek tersebut.

BACA JUGA: Kabupaten Batubara Belum Genap 10 Tahun Dimekarkan, Bupati Sudah Diringkus Satgas KPK

Hingga saat ini, kegiatan penindakan tersebut masih dilakukan oleh tim penindakan KPK, sehingga belum diketahui secara detail berapa pihak yang ditangkap, serta berapa barang bukti uang suap yang diperoleh pria kelahiran Surakarta, 61 tahun silam tersebut.

Terpisah, ketika dikonfirmasi perihal adanya OTT tersebut, juru bicara KPK Febri Diansyah membenarkannya. Namun, belum mau menjelaskan secara detail. “Iya (benar),” ucapnya.

BACA JUGA: Bupati Batubara OK AR Dibawa ke Jakarta

Hingga saat ini, kegiatan penindakan tersebut masih dilakukan oleh tim penindakan KPK, sehingga belum diketahui secara detail berapa pihak yang ditangkap, berapa barang bukti uang suap, serta apa motif ditangkapnya orang nomor satu di Kabupaten Batubara tersebut. (wnd/JPC/ma)

Bagikan: