Razia, Personel Satlantas Ditabrak Pengendara Kreta

Bagikan:
Personel Satlantas Ditabrak Pengendara Kreta sedang dirawat

MetroAsahan.com, BATUBARA – Nasib naas dualami seorang personel Sat Lantas Polres Batubara Brigadir Leman Pasaribu. Saat menggelar razia bersama personel polisi lainnya ia ditabrak pengendara sepedamotor, Jumat (22/9).
Diduga peristiwa itu terjadi karena pengendara sepedamotor ketakutan karena hendak menghindari razia Sat Lantas Polres Batubara

Adalah Isabel Bernanti Sitohang (27) pengendara sepedamotor yang menabrak petugas yang saat itu hendak menghentikan laju sepedamotornya.Informasi dihimpun warga Perkebunan Tanah Itam Ulu, Kecamatan Limapuluh, Batubara peristiwa itu terjadi sekira pukul 11.00 WIB.

Dimana saat itu petugas Sat Lantas Polres Batubara tengah menggelar razia di Jalinsum Desa Perkebunan Tanah Gambus, Kecamatan Limapuluh, Batubara untuk memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan pada setiap pengguna jalan.

Tiba-tiba, Isabel Bernanti Sitohang yang saat itu mengendarai sepedamotor Jupiter MX warna hitam melaju dari arah Limapuluh menuju arah Medan. Dan dilokasi ia berusaha menerobos petugas Sat Lantas Polres Batubara yang tengah menggelar razia.

Dengan nekat, dia memacu laju kendaraannya untuk menghidari razia itu, namun malang,  saat Leman hendak menghentikan laju sepedamotor yang dikendarai Isabel Bernanti Sitohang, ia malah tertabrak.

Akibat kejadian itu, baik petugas tersebut maupun pengendara sepedamotor sama-sama jatuh kebadan jalan dan mengalami luka-luka. Petugas lainnya yang tengah menggelar razia saat itu langsung membawa Brigadir Leman Pasaribu ke Klinik Oloan Indrapura untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara Isabel Bernanti Sitohang juga langsung dilarikan ke Puskesmas Limapuluh.

“Tadi saya mau ke Indrapura mau mengantarkan berkas lamaran kerja saya di Setia Ganda Indrapura. Tapi waktu melintas dilokasi, saya melihat ada petugas lalulintas yang tengah menggelar razia,” ujar Isabel Bernanti Sitohang saat mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Limapuluh.

Dia juga menambahkan, saat itu menurutnya laju kendaraannya coba dihentikan oleh salah seorang petugas yang tengah razia.

“Pas dilokasi razia, ada petugas yang mau menghentikan laju sepedamotor saya, dan waktu itu saya lihat dari arah Medan menuju Kisaran ada mobil yang hendak melintas, jadi saya coba menepikan arah sepedamotor saya kearah sebelah kanan, dengan laju kendaraan saya sekitar 50 kilometer perjam, namun saat bersamaan, polisi itu mencoba menghentikan laju sepedamotor saya mungkin dikiranya saya mau lari hingga kakinya tertabrak,” katanya menjelaskan.

Akibat kejadian itu, dia mengaku mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuhnya dan mengakami terkilir pada lengan tangan kirinya. “Kalau STNK sepedamotor saya ada bang, tapi kalau SIM saya gak punya karena masih diurus,” katanya sambil menahan sakit.

Terpisah, KBO Sat Lantas Polres Batubara Iptu HW Siahaan kepada taslabnews.com membenarkan kejadian kecelakaan tersebut.

“Akibat kecelakaan itu, kondisi anggota kita mengalami terkilir pada pergelangan kakinya dan sudah dibawa ke dukun patah setelah sempat dibawa ke Klinik Oloan. Saat itu pengendara sepedamotor itu mungkin ketakutan karena gak ada SIMnya, saat dilokasi razia dia melaju kencang dan coba diberhentikan oleh anggota, begitu anggota berusaha menghindar kenanan, diapun juga kearah kanan makanya ditabrak kaki anggota tadi,” ujarnya. (syaf/tsc/int)

Bagikan: