Modus Calo, PNS Dinkes Batubara Tipu Warga Pelaku Sukses Raup Rp60 Juta

Bagikan:
Iwan (kanan) diamankan karena menipu Suwanda Marpaung dengan modus mampu memasukkan menjadi PNS di Polda Sumut. (Smg/Sumut Pos/Metro Asahan)

MetroAsahan.com, BATUBARA – ALIH-alih menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), Suwanda Marpaung (39) malah tertipu Rp60 juta. Ia dijanjikan masuk PNS di Polda Sumut oleh Iwan, seorang oknum PNS di Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Batubara.

Namun hingga waktu yang ditentukan, janji tak kunjung ditepati. Sedangkan korban sudah menyetor Rp60 juta sebagai ‘pelicin’.

Merasa ditipu, warga Dusun III, Desa Deli Muda Hilir, Kecamatan Perbaungan itu kemudian membuat pengaduan ke Polsek Perbaungan.

Pengaduan korban diterima dengan nomor LP/261/XI/2018/SU/RES SERGAI/Perbaungan, tanggal 22 November 2018.

Informasi diperoleh, awalnya istri korban, S Br Panggabean (36) bertemu dengan tersangka di bus dalam perjalanan menuju pulang ke Perbaungan.

Saat itu, tersangka mengatakan bahwa ada penerimaan PNS di Polda Sumatera Utara.

“Kalau ada famili yang mau masuk (PNS Polda Sumut) bisa kubantu. Ini ada yang ngurus dari Mabes Polri,” tutur korban menirukan keterangan istrinya.

Oleh istri korban, tawaran tersebut disampaikan kepada korban. Berminat, korban meminta istrinya untuk mengundang tersangka datang ke rumah mereka.

Singkat cerita, 8 Juni 2018 sekira pukul 17.00 WIB, tersangka datang ke rumah korban.

“Ini ada penerimaan CPNS di Polda Sumatera Utara. Kalau kau mau, dananya Rp120 juta. Ini yang ngurus polisi dari Mabes Polri. Udah bayak yang diurus masuk semua. Kalau kau mau, biar kubilang sama dia,” kata tersangka seperti yang ditirukan korban.

Saat itu, korban mengatakan masih pikir-pikir lebih dulu. Namun, merasa tertarik, keesokan harinya sekira pukul 18.00 WIB, korban datang ke rumah tersangka sambil meminta untuk diurus.

“Bang aku mau lah CPNS yang di Polda Sumatera Utara yang abang bilang itu. Tolonglah abang bantu aku. Tapi uangku baru ada Rp15 juta dulu ini bang. Kalau abang mau besok aku antar uangnya,” kata korban pada waktu itu.

Tak mau kehilangan target, tersangka langsung mengamini permohonan korban.

“Ya udah nggak apa-apa. Dana pertama cuma Rp60 juta itu untuk pengurusan di Polda Sumut. Nanti setelah SK keluar baru Rp60 juta lagi,” kata tersangka yang menetap di Lingkungan I, Kelurahan Tualang, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdangbedagai.

Keesokan harinya, korban datang kembali ke rumah Iwan dan menyerahkan uang senilai Rp15 juta. Setelah itu, ada beberapa transaksi lagi yang dilakukan korban kepada tersangka hingga jumlahnya mencapai Rp60 juta.

“Tenanglah kau, ini nasibmu lah jadi PNS di Polda Sumut ini,” kata tersangka meyakinkan.

Namun, tunggu punya tunggu, tidak ada kabar lanjutan dari tersangka. Merasa ditipu, korban melapor ke Polsek Perbaungan.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, team opsnal yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Ipda Barito Siregar mengamankan tersangka dan barang bukti ke Polsek Perbaungan.

“Modusnya dapat membantu serta mengurus supaya masuk dan bekerja sebagai PNS di Polda Sumut. Dari tersangka disita barang bukti berupa 5 selip transfer bank, 1 lembar kwitansi dan selembar surat pernyataan,” kata Kanit Reskrim Polsek Perbaungan Ipda Barito Siregar kepada Posmetro Medan (Grup Metro Asahan).

Tersangka dijerat Pasal 378 atau 372 dari KUHPidana. (war/smg/ala/spg/ma)

Bagikan: