Tewas Setelah Melompat dari Tower Sutet

Bagikan:
Korban saat di RSUD Indra Pura. (F/IstMetro Asahan)

MetroAsahan.com, BATUBARA – Seorang pria bernama Rozali (31) warga Perkebunan Kelurahan Sipare Pare, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batubara yang diketahui mengidap gangguan jiwa, tewas setelah melompat dari tower sutet, Senin (11/2) sore sekitar pukul 18.00 WIB.

Sebelum melompat, pihak keluarga dan warga setempat telah berupaya membujuk Rozali selama kurang lebih empat jam lamanya. Dia diketahui warga pertama kali naik ke atas tower sekitar pukul 14.00 WIB.

Sebelumnya, petugas BPBD dan Polres setempat yang sudah mempersiapkan terpal dan kanvas di bawahnya. Namun dia tetap loncat disaksikan warga yang menontonnya dari bawah.

“Terpal dan kain yang disiapkan polisi untuk menampung dia (korban, red) di bawah koyak. Anak itu langsung jatuh ke tanah,” kata Andre, salah seorang warga yang menyaksikan kejadian mengerikan itu.

Mariati, ibu korban membenarkan anaknya ini sebelumnya mengidap gangguan jiwa dan sudah pernah dibawa ke rumah sakit.

“Satu bulan setengah dia mendapat perawatan di rumah sakit. Dua minggu lalu, dia dinyatakan sudah sembuh dan akhirnya kami bawa pulang,” kata Mariati.

Siang ketika kejadian, kata Mariati, dia masih melihat anaknya makan di rumah. Namun ia tak menyangka habis makan anaknya itu pergi ke ladang dan memanjat tower sutet tak jauh dari rumah mereka.

Sementara warga yang melihat korban memanjat tower langsung menghubungi Lurah Sipare Par, Ilham Abdi Hasibuan.

“Ada warga yang lapor. Katanya ada orang mau bunuh diri. Kami cek ke lokasi rupanya benar. Lalu dihubungilah Polisi dan BPBD. Sementara keluarganya membujuk agar turun, petugas mempersiapkan terpal untuk pendaratan si anak kalau sewaktu-waktu terjun. Tapi dia tetap terjun, sampai terpalnya jebol,” kata Lurah.

Sekitar empat jam berada di atas tower membuat warga banyak berkumpul melihat aksi nekat pemuda ini. Rozali kemudian melompat disambut histeris warga yang melihatnya. Terpal jebol. Dia mengalami patah tulang di kaki dan pinggul.

Petugas BPBD Kabupaten Batubara yang berusaha menyelamatkan korban dan membawanya ke RSUD Indra Pura tak bisa berbuat banyak. Dalam perjalanan pria malang ini menghembuskan nafas terakhirnya. (per/ma)

Bagikan: