KPU Ajak Pemilih Pemula Melalui Pentas Seni

Bagikan:
Ketua KPU bersama komisioner, Bawaslu dan tim pemenangan langsung monitoring ke lapangan. 

MetroAsahan.com, BATUBARA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batubara menjaring partisipasi pemilih pemula di daerah itu dalam pemilu 2019 melalui pentas seni.

Pantauan wartawan, pentas seni yang digelar KPU punya daya tarik tersendiri bagi siswa-siswi di Batubara. Para undangan dan dewan juri cukup terhibur melihat lucunya peserta dalam lomba pantun yang mengundang tawa dengan menggunakan bahasa daerah.

“Pemilih pemula adalah para remaja di bangku SMA. Pentas seni kami rasa cara yang cocok untuk mengenalkan dan mengajak mereka menyalurkan suara di pemilu,” kata Komisioner KPU Divisi, Partisipasi Masyarakat, Al H Harahap di KPU Batu Bara, Sabtu (22/3).

Dalam pentas seni, peserta yang berasal dari empat SMA yang ada di daerah itu menampilkan kemampuan Pantun dan tari Tradisional.

Dalam kegiatan itu, KPU menyertakan informasi seputar Pemilu 2019 seperti jadwal, surat suara yang akan diterima melalui spanduk dan banner untuk dibaca peserta.

“Dengan adanya pentas seni, sosialisasi mengenalkan pemilu bagi pemilih pemula jadi terkesan lebih menarik. Mereka dapat informasi baru sekaligus bisa salurkan minat bidang seni,” katanya.

Di Batubara, agar masyarakat mau berpartisipasi menyalurkan hak suaranya. “KPU telah melaksanakan sosialisasi bagi masyarakat melalui sejumlah kegiatan dan merekrut relawan demokrasi untuk membantu sosialisasi,” ujarnya.
Kemudian pemilih pemula yang mengikuti sosialisasi di lokasi tertentu dan pemilih penyandang disabilitas yang sosialisasinya bekerjasama dengan dinas sosial setempat.

“Dari kegiatan-kegiatan itu, kami berharap partisipasi pemilih di Batubara bisa melebihi target nasional,” katanya.

KPU Tanjungbalai Verifikasi
Faktual Data Temuan BPN 02

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungbalai melakukan verifikasi data temuan dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) 02, Sabtu (23/3). Yakni perihal pemilih usia 90 tahun ke atas, dan pemilih di bawah 17 tahun.

Verifikasi faktual itu dilakukan dengan turun langsung ke lapangan untuk melakukan uji sampel dengan mengundang Tim Kampanye Nasional (TKN) 01 dan BPN 02 daerah Tanjungbalai.

“Sesuai surat intruksi dari KPU RI, maka kita melaksanakan verifikasi faktual dengan turun langsung ke lapangan bersama tim masing-masing Capres yang ada di Tanjungbalai. Sistemnya dengan cara uji sampel atas data pemilih 90 tahun ke atas, pemilih di bawah 17 tahun. Setelah diacak, kita mendatangi pemilih dengan kategori tersebut,” jelas

Ketua KPU Tanjungbalai Luhut P Siahaan, Sabtu (23/3) di kantornya.
Dikatakannya, dalam pengundian sampel data untuk dilakukan verifikasi faktual ke lapangan turut dihadiriKomisioner KPU, Bawaslu, TKN 01, BPN 02 dan PPK Sekota Tanjungbalai.

Setelah pengundian, tim langsung ke lapangan untuk mendatangi pemilih dengan kategori yang telah disebutkan di atas. Di antaranya Kecamatan Datuk Bandar Timur, Sei Tualang Raso dan Teluk Nibung.

“Dari hasil verifikasi faktual yang telah kita laksanakan, memang betul data-data ini ada, dan orangnya dapat ditemui kecuali satu orang kelahiran 31 Desember dikarenakan pemilih berada di luar kota,” ucapnya. (ck-05/ck-04)

 

Bagikan: