Pembunuh Nenek 70 Tahun, Diringkus dari Kos Pacarnya

Bagikan:
Kapolres Batubara AKBP Robin Simatupang didampingi Kasat Reskrim Polres Batubara AKP Pandu Winata saat siaran pers di halaman Satreskrim Polres Batubara, Senin (25/3).

MetroAsahan.com, BATUBARA – Setelah seminggu sejak peristiwa naas itu terjadi, polisi akhirnya berhasil mengungkap pelaku pembunuhan Misniati, seorang nenek berusia 70 tahun di Dusun VI, Desa Sumber Padi, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batubara.

Personel Satreskrim Polres Batubara membekuk AN als Andi (30) warga Dusun VI, Desa Sumber Padi, Kecamatan Lima Puluh, yang tak lain adalah tetangga korban sendiri pada Jumat (22/3) lalu.
Selain AN, Polisi juga menangkap SA warga Perdagangan, Kabupaten Simalungun, selaku penadah hasil barang curian dari AN berupa anting-anting emas.

“Kita berhasil mengungkap kasus pembunuhan di Desa Sumber Padi. Tersangka AN ditangkap pada Jumat dini hari di kamar kos kekasihnya di Desa Sipare-Pare, Kecamatan Air Putih,” kata Kapolres Batubara AKBP Robin Simatupang didampingi Kasat Reskrim Polres Batubara AKP Pandu Winata saat siaran pers di Halaman Satreskrim Polres Batubara, Senin (25/3).

Ia mengatakan, dari hasil pemeriksaan, tersangka AN mengaku awalnya hanya ingin mencuri. Setelah memasuki rumah korban dari pintu samping, tersangka AN melihat korban sedang berbaring di kursi.

Karena merasa perbuatannya sudah diketahui korban, tersangka mengambil sebatang kayu bulat bekas kaki meja dan mengejar korban yang ketika itu berjalan ke arah dapur lalu memukul kepala bagian belakang korban sebanyak 3 kali, hingga tersungkur dan membentur kosen pintu ruangan tengah.

Melihat korban tertelungkup, tersangka selanjutnya menyeret korban ke gudang tempat penyimpanan rias pengantin dan menutup bagian tubuh korban dengan menggunakan kuali besi, dan bagian kepala ditutup dengan dua fiber tempat nasi.

“Motifnya mencuri dan kepergok. Makanya ia membunuh. Sebelumnya kita sudah ada kecurigaan lalu mengerucut ke AN. Tetapi dia sudah melarikan diri. Akhirnya ia kita tangkap di kos-kosan pacarnya pada hari Jumat sekitar jam setengah lima subuh,” katanya.

Kapolres Batubara AKBP Robinson Simatupang menuturkan, sebelum melakukan pembunuhan, tersangka AN sudah beberapa kali melakukan pencurian di rumah korban.

“Tersangka ini sudah lima kali melakukan pencurian di rumah korban. Perangainya memang pencuri. Ia diancam hukuman seumur hidup hingga hukuman mati,” ujarnya.

Diketahui, Misniati (70) ditemukan tewas dengan kondisi bersimbah darah di kediamannya di Dusun VI, Desa Sumber Padi, Kecamatan Lima Puluh, Senin (18/3) lalu sekitar pukul 14.30 WIB. (ssc/int/ma)

Bagikan: